Senin, 19 November 2012
DAFTAR RIWAYAT HIDUP ( CV )
DATA PRIBADI
Nama : Maulidah Rahmita
Tempat Lahir : Jakarta
Tanggal Lahir : 1 September 1989
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Staatus Perkawinan : Belum kawin
Kewarganegaraan : WNI
Alamat : Jl. Kramat Asem Rt 005/Rw 04 No. 15, UKS
Kec. Matraman Jakarta Timur
Telpon : 085718480090
PENDIDIKAN
SD Negri 23 PG, Jakarta Timur 1995-2001
SLTP Negri 7, Jakarta Timur 2001-2004
SMA A.W.H, Jombang Jawa Timur 2004-2007
Universitas Gunadarma, S1 Ekonomi-Akuntansi 2008-2012
PENGALAMAN KERJA
2010 : Magang di PT Bakrie Telkom
2010 - 2011 : Asisten dosen praktek Laboratorium Akuntansi Dasar
Universitas Gunadarma
2011 - 2012 : Pengembang Laboratorium Akuntansi Dasar
2012 : Magang di Yasmin Agency
PENGALAMAN ORGANISASI
2004 -2006 : Anggota Perguruan Pencak Silat Nurul Huda Perkasya
SMA A.W.H, Jombang Jawa Timur
2007 : Pengurus Perguruan Pencak Silat Nurul Huda Perkasya Jombang
SMA A.W.H, Jombang Jawa Timur
2009 : Anggota Syariah Economic Forum Universitas Gunadarma
2010 dan 2011 : Panitia Buka Bersama Lab. Akuntansi Dasar
Universitas Gunadarma
KEAHLIAN
Software :
- Microoft Office (MS Word, Excel, Power Point, Visio 2007 )
- Deaceassy Accounting
- Myob
- ACL
Bahasa : Indonesia, English passive
PENDIDIKAN NONFORMAL
2009 : Workshop Securities Technical Analysis
2010 : Kursus Audit Command Language
2010 : Seminar Training Bursa Berjangka
2011 : Penulisan Ilmiah Penerapan Akuntansi Nilai Wajar Terhadap Aktiva Tetap pada PT. Adira Dinamika Multi Finance Tbk Tahun 2010
Kamis, 28 Juni 2012
SOAL JASA
Transaction that occur on the “ LABAKDAS TRAVEL “ during the month of December 2011 is as follows.
Date Transaction
Dec. 2, 2011 Suppose LABAKDAS TRAVEL prepays three months rent on December, 2010. If the lease specific a monthly rental amount lf $ 1.000, the entry to record the payment for three months debit prepaid rent
Dec. 5, 2011 The owners invest $ 50.000 of their money to begin the bussines. LABAKDAS TRAVEL issues common stock to them
Dec. 7, 2011 LABAKDAS TRAVEL paid cash of $ 700 for office supplies.
Dec. 9, 2011 LABAKDAS TRAVEL purchased furtniture on account for $ 16.500 and made the following entry
Dec. 11, 2011 LABAKDAS TRAVEL pays its employee a monthly salary of $ 1.900, half on the last day of the month. During April, the agency paid the employee’s first half – month of $ 950 and made the following entry
Dec. 13, 2011 The owner withdrew $ 1.600 for personal use
Dec. 19, 2011 Badwin investment banker agree to pay the travel agency $ 450 monthly. If LABAKDAS TRAVEL collects the first amount, the increases in assets and liabilities are recorded.
Dec. 23, 2011 LABAKDAS TRAVEL performs services for customers on account for $ 3.000
Dec. 25, 2011 LABAKDAS TRAVEL purchases land for a future office location, paying cash of $ 40.000
Dec. 29, 2011 LABAKDAS TRAVEL pays $ 2.700 for the following Utilities Expenses.
Dec. 30, 2011 LABAKDAS TRAVEL received $ 2.870 from service revenue on December
ADJUSMENT
31 December 2011 Prepaid rent is adjusted to remove one month’s expenses from the assets account. The adjustment transfers one-third of the assets balance.
31 December 2011 To measure the business supplies expense during Desember, the owners count the supplies on hand a the end of the month. The count indicates that supplies costing $ 300. Adjusting entry to update the supplies account and to record the supplies expense for the month.
31 December 2011 Depreciation of office furniture for the year (value of economy 5 years).
31 December 2011 The second payday of the month, the second half-month amount of $950.
31 December 2011 During the last 10 days of the month, the travel agency will earn one third of the $ 450.
SOAL DAGANG
02/12 PD. MAN.CITY buy merchandise to PD. JUVENTUS worth Rp 4,000,000 with terms 5/15, net 30, no. invoice 301, no. invoice JUV-01. (Ref. Post: AP-1
03/12 PD. MU purchase merchandise worth Rp 6,000,000 with terms 5/10, net 30, no. invoice MU-01, no. 101 invoices. (Ref. Post: AR-1
06/12 PD. MAN.CITY purchase merchandise from the PD. MILAN valued at USD 2.5 million in cash, no. 401 proof
09/12 PD. JUVENTUS receive merchandise purchased by the PD. MAN.CITY on 02/12 due to damage valued at $ 1,000,000, no. 501 proof. (Ref. Post: AP-2
12/12 PD. MANCITY pay off its debt to the PD. JUVENTUS, no. 402 proof. (Ref. Post: AP-3
14/12 PD. MU pay off its debt to the PD. MANCITY, no. 201 proof. (Ref. Post: AR-2
15/12 PD. MADRID buy merchandise worth USD 10 million with terms 5/10, net 30, no. invoice ROM-01, no. 102 invoices. (Ref. Post: AR-3
17/12 PD. MU buy merchandise worth USD 2.5 million in cash, no. 202 proof
22/12 PD. MANCITY accept merchandise that has been bought by a PD. MU on 17/12 due to damage worth USD 500,000, no. 403 proof
24/12 PD. MANCITY receive a payment due from PD. MADRID, no. 203 proof. (Ref. Post: AR-4
29/12 PD. ARSENAL sold merchandise worth USD 1.5 million with terms 5/15, n/30 to PD. MANCITY, no. invoice 302, no. invoice ARS-01. (Ref. Post: AP-4
ADJUSTMENT
a. Merchandise inventory is still in the warehouse of Rp 2.200.000 per 31/12/11
b. All buildings and equipment is depreciated by 10% per year of the acquisition price
c. Rent cost for 1-year period starting from November 2010-October 2011
d. There are employees who have not paid a salary of Rp 750,000
Rabu, 18 April 2012
Perlunya SAK Konvergen ke IFRS,dan Fair Value vs Cost History
Perlunya SAK Konvergen ke IFRS
Sejak akuntansi pertama kali ditemukan, pelaporan keuangan telah diatur sedemikian rupa sehingga laporan keuangan dapat menyajikan informasi yang benar-benar dapat diandalkan untuk pengambilan keputusan. Namun seiring dengan berjalannya waktu, akuntan menemukan banyak celah dalam pendekatan-pendekatan pelaporan keuangan yang telah ada, untuk melakukan fraud (kecurangan). Hal ini merupakan salah satu sebab munculnya pengaturan akuntansi baru yang berbasis prinsip yaitu IFRS (International Financial Reporting Standard).
Konvergensi standar pelaporan keuangan menuju International Financial Reporting Standard (IFRS) sudah pelak tidak dapat dihindari lagi oleh negara-negara di dunia, termasuk Indonesia. Indonesia, melalui Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), telah melakukan proses konvergensi ini dengan mengadopsi beberapa standar keuangan dari International Accounting Standard Board (IASB) ke dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK). Proses konvergensi ini akan membawa perubahan besar dalam praktek pelaporan keuangan di Indonesia dari yang semula mengacu pada akuntansi kos historis menjadi mengacu pada akuntansi nilai wajar. Perubahan tersebut terjadi karena beberapa standar IFRS/IAS menggunakan dasar pengukuran nilai wajar.
Prinsip Cost History Vs Fair Value
Beberapa pengertian Nilai Wajar (Fair Value) :
1. Nilai wajar didefinisikan dalam IFRS (International Financial Reporting Standard) sebagai,
“the amount for which an asset could be exchanged between knowledgeable, willing parties in an arm’s length transaction.”
2. Ketua Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) M Jusuf Wibisana, nilai wajar adalah nilai dimana suatu aset dapat dipertukarkan atau suatu kewajiban diselesaikan antara pihak yang memahami dan berkinginan untuk melakukan transaksi wajar (arm’s length transactions).
Model Biaya (Cost History)
Setelah diakui sebagai aset, suatu aset tetap dicatat sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai aset.
Model Revaluasi (Nilai Wajar)
Setelah diakui sebagai aset, suatu aset tetap yang nilai wajarnya dapat diukur secara andal harus dicatat pada jumlah revaluasian, yaitu nilai wajar pada tanggal revaluasi dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai yang terjadi setelah tanggal revaluasi. Revaluasi harus dilakukan dengan keteraturan yang cukup reguler untuk memastikan bahwa jumlah tercatat tidak berbeda secara material dari jumlah yang ditentukan dengan menggunakan nilai wajar pada tanggal neraca.
Jika entitas mengubah kebijakan akuntansi dari model biaya ke model revaluasi dalam pengukuran aset tetap, maka perubahan tersebut berlaku prospektif.
Jika dalam suatu entitas terdapat aset tetap yang tersedia untuk dijual, maka perlakuan akuntansi
untuk aset tersebut adalah sebagai berikut:
(a) Diakui pada saat dilakukan penghentian operasi
(b) Diukur sebebsar nilai yang lebih rendah dari jumlah tercatatnya dibandingkan nilai wajar setelah dikurangi dengan biaya-biaya penjualan aset tersebut
(c) Disajikan sebagai aset tersedia untuk dijual, jika jumlah tercatatnya akan dipulihkan melalui transaksi penjualan dari penggunaan lebih lanjut, dan
(d) Diungkapkan dalam laporan keuangan dalam rangka evaluasi dampak penghentian operasi dan pelepasan aset (aset tidak lancar).
Sejak akuntansi pertama kali ditemukan, pelaporan keuangan telah diatur sedemikian rupa sehingga laporan keuangan dapat menyajikan informasi yang benar-benar dapat diandalkan untuk pengambilan keputusan. Namun seiring dengan berjalannya waktu, akuntan menemukan banyak celah dalam pendekatan-pendekatan pelaporan keuangan yang telah ada, untuk melakukan fraud (kecurangan). Hal ini merupakan salah satu sebab munculnya pengaturan akuntansi baru yang berbasis prinsip yaitu IFRS (International Financial Reporting Standard).
Konvergensi standar pelaporan keuangan menuju International Financial Reporting Standard (IFRS) sudah pelak tidak dapat dihindari lagi oleh negara-negara di dunia, termasuk Indonesia. Indonesia, melalui Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), telah melakukan proses konvergensi ini dengan mengadopsi beberapa standar keuangan dari International Accounting Standard Board (IASB) ke dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK). Proses konvergensi ini akan membawa perubahan besar dalam praktek pelaporan keuangan di Indonesia dari yang semula mengacu pada akuntansi kos historis menjadi mengacu pada akuntansi nilai wajar. Perubahan tersebut terjadi karena beberapa standar IFRS/IAS menggunakan dasar pengukuran nilai wajar.
Prinsip Cost History Vs Fair Value
Beberapa pengertian Nilai Wajar (Fair Value) :
1. Nilai wajar didefinisikan dalam IFRS (International Financial Reporting Standard) sebagai,
“the amount for which an asset could be exchanged between knowledgeable, willing parties in an arm’s length transaction.”
2. Ketua Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) M Jusuf Wibisana, nilai wajar adalah nilai dimana suatu aset dapat dipertukarkan atau suatu kewajiban diselesaikan antara pihak yang memahami dan berkinginan untuk melakukan transaksi wajar (arm’s length transactions).
Model Biaya (Cost History)
Setelah diakui sebagai aset, suatu aset tetap dicatat sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai aset.
Model Revaluasi (Nilai Wajar)
Setelah diakui sebagai aset, suatu aset tetap yang nilai wajarnya dapat diukur secara andal harus dicatat pada jumlah revaluasian, yaitu nilai wajar pada tanggal revaluasi dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai yang terjadi setelah tanggal revaluasi. Revaluasi harus dilakukan dengan keteraturan yang cukup reguler untuk memastikan bahwa jumlah tercatat tidak berbeda secara material dari jumlah yang ditentukan dengan menggunakan nilai wajar pada tanggal neraca.
Jika entitas mengubah kebijakan akuntansi dari model biaya ke model revaluasi dalam pengukuran aset tetap, maka perubahan tersebut berlaku prospektif.
Jika dalam suatu entitas terdapat aset tetap yang tersedia untuk dijual, maka perlakuan akuntansi
untuk aset tersebut adalah sebagai berikut:
(a) Diakui pada saat dilakukan penghentian operasi
(b) Diukur sebebsar nilai yang lebih rendah dari jumlah tercatatnya dibandingkan nilai wajar setelah dikurangi dengan biaya-biaya penjualan aset tersebut
(c) Disajikan sebagai aset tersedia untuk dijual, jika jumlah tercatatnya akan dipulihkan melalui transaksi penjualan dari penggunaan lebih lanjut, dan
(d) Diungkapkan dalam laporan keuangan dalam rangka evaluasi dampak penghentian operasi dan pelepasan aset (aset tidak lancar).
Minggu, 15 April 2012
Perkembangan Akuntansi, Badan Yang Mengatur Pasar Modal, Syarat Listing
PERKEMBANGAN AKUNTANSI INTERNASIONAL
Bersamaan dengan berkembangnya kesadaran terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan akuntansi, terdapat pula kenyataan bentuk-bentuk akuntansi yang berbeda pada tiap negara. Berbagai bentuk akuntansi tersebut tentu saja dapat diklasifikasikan berdasarkan perbedaan dan persamaan yang dimiliki. Klasifikasi akuntansi dan sistem pelaporan perlu dilakukan untuk melakukan deskripsi, analisa dan prediksi terhadap perkembangan sistem akuntansi. Tujuannya adalah untuk dapat membantu mengetahui sejauh mana suatu sistem mempunyai persamaan dan perbedaan. Bentuk-bentuk perkembangan sistem akuntansi suatu negara dibandingkan dengan yang lain serta kemungkinannya untuk berubah, dan alasan mengapa suatu sistem mempunyai pengaruh dominan dibandingkan dengan yang lain. Selain itu pengklasifikasian tersebut seharusnya juga dapat membantu pengambilan keputusan untuk menilai prospek dan problem dalam masalah harmonisasi internasional.
Klasifikasi Akuntansi dan Sistem Pelaporan.
Badan Yang Mengatur, Membuat Standar aset & Pasar Modal di Negara :
1. Indonesia : Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK)
2. Australia : The Australian Securities and Investment Commission (ASIC) – mengawasi dan mengatur market conduct dan perlindungan terhadap konsumen;
3. Amerika Serikat : the Securities Exchange Act
4. Hongkong : (SFC) Securities and Futures Commission
5. Jerman : Federal Financial Supervisory Authority (FFSA).
Persyaratan Umum Pencatatan di BEI
Calon emiten bisa mencatatkan sahamnya di Bursa, apabila telah memenuhi syarat berikut :
1. Pernyataan Pendaftaran Emisi telah dinyatakan Efektif oleh BAPEPAM-LK.
2. Khusus calon emiten yang bidang usahanya memerlukan ijin pengelolaan (seperti jalan tol, penguasaan hutan) harus memiliki ijin tersebut minimal 15 tahun.
3. Calon emiten yang merupakan anak perusahaan dan/atau induk perusahaan dari emiten yang sudah tercatat (listing) di BEI dimana calon emiten memberikan kontribusi pendapatan kepada emiten yang listing tersebut lebih dari 50% dari pendapatan konsolidasi, tidak diperkenankan tercatat di Bursa.
4. Persyaratan pencatatan awal yang berkaitan dengan hal finansial didasarkan pada laporan keuangan Auditan terakhir sebelum mengajukan permohonan pencatatan.
Bersamaan dengan berkembangnya kesadaran terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan akuntansi, terdapat pula kenyataan bentuk-bentuk akuntansi yang berbeda pada tiap negara. Berbagai bentuk akuntansi tersebut tentu saja dapat diklasifikasikan berdasarkan perbedaan dan persamaan yang dimiliki. Klasifikasi akuntansi dan sistem pelaporan perlu dilakukan untuk melakukan deskripsi, analisa dan prediksi terhadap perkembangan sistem akuntansi. Tujuannya adalah untuk dapat membantu mengetahui sejauh mana suatu sistem mempunyai persamaan dan perbedaan. Bentuk-bentuk perkembangan sistem akuntansi suatu negara dibandingkan dengan yang lain serta kemungkinannya untuk berubah, dan alasan mengapa suatu sistem mempunyai pengaruh dominan dibandingkan dengan yang lain. Selain itu pengklasifikasian tersebut seharusnya juga dapat membantu pengambilan keputusan untuk menilai prospek dan problem dalam masalah harmonisasi internasional.
Klasifikasi Akuntansi dan Sistem Pelaporan.
Badan Yang Mengatur, Membuat Standar aset & Pasar Modal di Negara :
1. Indonesia : Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK)
2. Australia : The Australian Securities and Investment Commission (ASIC) – mengawasi dan mengatur market conduct dan perlindungan terhadap konsumen;
3. Amerika Serikat : the Securities Exchange Act
4. Hongkong : (SFC) Securities and Futures Commission
5. Jerman : Federal Financial Supervisory Authority (FFSA).
Persyaratan Umum Pencatatan di BEI
Calon emiten bisa mencatatkan sahamnya di Bursa, apabila telah memenuhi syarat berikut :
1. Pernyataan Pendaftaran Emisi telah dinyatakan Efektif oleh BAPEPAM-LK.
2. Khusus calon emiten yang bidang usahanya memerlukan ijin pengelolaan (seperti jalan tol, penguasaan hutan) harus memiliki ijin tersebut minimal 15 tahun.
3. Calon emiten yang merupakan anak perusahaan dan/atau induk perusahaan dari emiten yang sudah tercatat (listing) di BEI dimana calon emiten memberikan kontribusi pendapatan kepada emiten yang listing tersebut lebih dari 50% dari pendapatan konsolidasi, tidak diperkenankan tercatat di Bursa.
4. Persyaratan pencatatan awal yang berkaitan dengan hal finansial didasarkan pada laporan keuangan Auditan terakhir sebelum mengajukan permohonan pencatatan.
Senin, 09 April 2012
AKUNTANSI INTERNATIONAL
Tugas Softskill
Akuntansi Internasional
Maulidah Rahmita
20208783
BAB I Introduction to international Accounting
Akuntansi Internasional adalah akuntansi untuk transaksi internasional, perbandingan prinsip akuntansi antarnegara yang berbeda dan harmonisasi berbagai standar akuntansi dalam bidang kewenangan pajak, auditing dan bidang akuntansi lainnya. Akuntansi harus berkembang agar mampu memberikan informasi yang diperlukan dalam pengambilan keputusan di perusahaan pada setiap perubahan lingkungan bisnis.
1. Memahami sifat dan ruang lingkup akuntansi internasional (Understand the nature and scope of international accounting)
Klasifikasi akuntansi internasional dapat dilakukan dalam dua cara,yaitu:
1) Dengan pertimbangan Klasifikasi dengan pertimbangan bergantung pada pengetahuan, intuisi dan pengalaman.
2) Secara empiris Klasifikasi secara empiris menggunakan metode statistic untuk mengumpulkan data prinsip dan praktek akuntansi seluruh dunia.
Apa itu Akuntansi Internasional? Akuntansi Internasional dapat dijelaskan pada tiga tingkat yang berbeda:
- Pengaruh pada akuntansi oleh kelompok-kelompok politik internasional seperti OECD, UN, dll
- Praktek-praktek akuntansi perusahaan dalam menanggapi kegiatan mereka sendiri bisnis internasional
- Perbedaan dalam standar akuntansi dan praktek antar negara.
Akuntansi domestik: sistem informasi memberikan informasi tentang perusahaan kepada pengguna bahwa informasi sebagai dasar untuk keputusan ekonomi. Akuntansi internasional (didefinisikan): sama seperti di atas kecuali bahwa perusahaan yang dilaporkan pada adalah sebuah perusahaan multinasional dengan operasi dan transaksi yang melintasi batas negara atau entitas dengan kewajiban pelaporan non-domestik pembaca.
Di mana akuntansi internasional itu dapat diartikan sebagai :
Suatu sistem informasi yang memberikan informasi mengenai perusahaan multinasional dengan operasi dan transaksi lintas batas negara dengan berkewajiban untuk melaporkannya kepada para pengguna baik di dalam maupun di luar negeri.
Jadi akuntansi di sini sebagai sistem informasi organisasi baik bisnis maupun non bisnis yang fungsinya menyajikan informasi keuangan untuk pihak pihak yang berkepentingan. Hubungan yang terkait pada organisasi dan bisnis tersebut menuju hubungan global menghasilkan informasi yang dapat memenuhi kebutuhan global.
Memahami sifat dilihat dari , Perbedaan-perbedaan dalam sifat dan cara-cara antara perdagangan internasional dengan perdagangan dalam negeri disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut:1. Perbedaan negara, menyebabkan adanya perbedaan dalam hukum peraturan jual beli, uang, peraturan bea,2. Perbedaan bangsa dan daerah, menyebabkan perbedaan dalam kebiasaan, adat istiadat, kesukaan, musim dan kondisi pasar.3. Perbedaan yang disebabkan oleh keadaan politik, sosial, ekonomi dan kultural.Dalam ruang lingkup akuntansi internasional terdapat : Teori dan kebijakan perdagangan internasional, Teori dan kebijakan keuangan atau moneter internasional, Organisasi dan kerjasama ekonomi internasional, Perusahaan internasional dan bisnis internasional dimana di keempar ruang lingkup itu biasanya di pakai dalam akuntansi internasional.
2. Menjelaskan isu-isu akuntansi yang diciptakan oleh perdagangan internasional (Describe accounting issues created by international trade)
Adanya isu-isu akuntansi internasional di sebabkan terjadinya transaksi/perdagangan secara internasional. investasi asing langsung (FDI) adalah bagian dari isu-isu akuntansi internasional. FDI (Foreign Direct Investment) atau investasi langsung luar negeri, sebuah perusahaan dari satu negara menanamkan modalnya dalam jangka panjang ke sebuah perusahaan di negara lain, perusahaan yang ada di negara asal (biasa disebut ‘home country’) bisa mengendalikan perusahaan yang ada di negara tujuan investasi (biasa disebut ‘host country’) baik sebagian atau seluruhnya. Caranya dengan si penanam modal membeli perusahaan di luar negeri yang sudah ada atau menyediakan modal untuk membangun perusahaan baru di sana atau membeli sahamnya sekurangnya 10%.
Terdapat empat tujuan utama FDI (Foreign Direct Investment) yaitu:
1. Pencari sumber daya,
2. Pencari pasar
3. Pencari efesiensi dan
4. Pencari asset strategi.
FDI menciptakan dua isu utama:
- Kebutuhan untuk mengkonversi dari lokal ke US GAAP sejak pencatatan akuntansi biasanya disusun dengan menggunakan GAAP lokal.
- Kebutuhan untuk menerjemahkan dari mata uang lokal ke dolar AS sejak catatan akuntansi biasanya disusun dengan menggunakan mata uang lokal.
3. Jelaskan alasan untuk, dan isu-isu akuntansi yang terkait dengan, Investasi Asing Langsung (Describe accounting issues created by international trade)
Isu yang dapat dilihat dari investasi asing langsung adalah Faktor yang mungkin banyak menyumbangkan perhatian lebih terhadap akuntansi internasional di kalangan eksekutif perusahaan, investor, regulator pasar, pembuat standar akuntansi, dan para pendidik ilmu bisnis adalah internasionalisasi pasar modal seluruh dunia. Dimana Pricewaterhomms Coopers melaporkan bahwa volume penawaran ekuitas lintas batas dalam dolar meningkat hampir tiga kali lipat antara tahun 1995 dan 1999, dengan jumlah dana 1ebih dari sebesar 100 miliar yang diperoleh selama periode 5 tahun tersebut (penawaran ini hanya mencakup penjualan surat berharga di luar pasar domestik). Penawaran internasional atas obligasi, piujaman sindikasi, dan instrumen utang 1ainnya juga tumbuh secara dramatis selama tahun 1990-an. Tren ini kemudian memburuk selama tahun-tahun awal decade
Akuntansi harus memberikan respons terhadap kebutuhan masyarakat akan informasi yang tentu berubah dan mencerminkrn kondmsi budaya, ekonomi, hukum, sosial, dan politik yang ada dalam lingkungan operasinya. Sejarah akuntansi dan para akuntan memperlihatkan perubahan secara terus-menerus.
Terdapat alasan untuk foreign Investment langsung adalah :
- Tingkatkan sales dan profits
Penjualan internasional mungkin saja satu sumber margin keuntungan lebih tinggi atau laba tambahan melalui penjualan tambahan.
- Masuk rapidly growing atau emerging market
Investasi langsung yang asing adalah makna untuk meningkatkan suatu tumpuan/kedudukan dalam satu dengan cepat berkembang atau muncul pasar. Objektif terakhir harus meningkatkan penjualan dan laba.
- Mengurangi costs
Sebuah perusahaan kadang-kadang bisa mengurangi biaya menyediakan barang-barang dan layanan ke pelanggan nya melalui investasi langsung
yang asing.
- Amankan domestic market
Untuk melemahkan satu kompetitor internasional potensial dan melindungi pasar domestik nya, satu perusahaan mungkin memasuki pasar rumah kompetitor.
- Amankan foreign markets
Investasi tambahan dalam suatu negara asing adalah kadang-kadang mendorong oleh suatu kebutuhan untuk melindungi pasar itu dari kompetitor lokal.
- Peroleh technological dan managerial know-how
Selain dari pada melakukan riset dan pengembangan di rumah, cara lain untuk memperoleh ‘know-how’ teknologi dan managerial harus menyiapkan satu operasi dekat dengan memimpin kompetitor.
Akuntansi Internasional
Maulidah Rahmita
20208783
BAB I Introduction to international Accounting
Akuntansi Internasional adalah akuntansi untuk transaksi internasional, perbandingan prinsip akuntansi antarnegara yang berbeda dan harmonisasi berbagai standar akuntansi dalam bidang kewenangan pajak, auditing dan bidang akuntansi lainnya. Akuntansi harus berkembang agar mampu memberikan informasi yang diperlukan dalam pengambilan keputusan di perusahaan pada setiap perubahan lingkungan bisnis.
1. Memahami sifat dan ruang lingkup akuntansi internasional (Understand the nature and scope of international accounting)
Klasifikasi akuntansi internasional dapat dilakukan dalam dua cara,yaitu:
1) Dengan pertimbangan Klasifikasi dengan pertimbangan bergantung pada pengetahuan, intuisi dan pengalaman.
2) Secara empiris Klasifikasi secara empiris menggunakan metode statistic untuk mengumpulkan data prinsip dan praktek akuntansi seluruh dunia.
Apa itu Akuntansi Internasional? Akuntansi Internasional dapat dijelaskan pada tiga tingkat yang berbeda:
- Pengaruh pada akuntansi oleh kelompok-kelompok politik internasional seperti OECD, UN, dll
- Praktek-praktek akuntansi perusahaan dalam menanggapi kegiatan mereka sendiri bisnis internasional
- Perbedaan dalam standar akuntansi dan praktek antar negara.
Akuntansi domestik: sistem informasi memberikan informasi tentang perusahaan kepada pengguna bahwa informasi sebagai dasar untuk keputusan ekonomi. Akuntansi internasional (didefinisikan): sama seperti di atas kecuali bahwa perusahaan yang dilaporkan pada adalah sebuah perusahaan multinasional dengan operasi dan transaksi yang melintasi batas negara atau entitas dengan kewajiban pelaporan non-domestik pembaca.
Di mana akuntansi internasional itu dapat diartikan sebagai :
Suatu sistem informasi yang memberikan informasi mengenai perusahaan multinasional dengan operasi dan transaksi lintas batas negara dengan berkewajiban untuk melaporkannya kepada para pengguna baik di dalam maupun di luar negeri.
Jadi akuntansi di sini sebagai sistem informasi organisasi baik bisnis maupun non bisnis yang fungsinya menyajikan informasi keuangan untuk pihak pihak yang berkepentingan. Hubungan yang terkait pada organisasi dan bisnis tersebut menuju hubungan global menghasilkan informasi yang dapat memenuhi kebutuhan global.
Memahami sifat dilihat dari , Perbedaan-perbedaan dalam sifat dan cara-cara antara perdagangan internasional dengan perdagangan dalam negeri disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut:1. Perbedaan negara, menyebabkan adanya perbedaan dalam hukum peraturan jual beli, uang, peraturan bea,2. Perbedaan bangsa dan daerah, menyebabkan perbedaan dalam kebiasaan, adat istiadat, kesukaan, musim dan kondisi pasar.3. Perbedaan yang disebabkan oleh keadaan politik, sosial, ekonomi dan kultural.Dalam ruang lingkup akuntansi internasional terdapat : Teori dan kebijakan perdagangan internasional, Teori dan kebijakan keuangan atau moneter internasional, Organisasi dan kerjasama ekonomi internasional, Perusahaan internasional dan bisnis internasional dimana di keempar ruang lingkup itu biasanya di pakai dalam akuntansi internasional.
2. Menjelaskan isu-isu akuntansi yang diciptakan oleh perdagangan internasional (Describe accounting issues created by international trade)
Adanya isu-isu akuntansi internasional di sebabkan terjadinya transaksi/perdagangan secara internasional. investasi asing langsung (FDI) adalah bagian dari isu-isu akuntansi internasional. FDI (Foreign Direct Investment) atau investasi langsung luar negeri, sebuah perusahaan dari satu negara menanamkan modalnya dalam jangka panjang ke sebuah perusahaan di negara lain, perusahaan yang ada di negara asal (biasa disebut ‘home country’) bisa mengendalikan perusahaan yang ada di negara tujuan investasi (biasa disebut ‘host country’) baik sebagian atau seluruhnya. Caranya dengan si penanam modal membeli perusahaan di luar negeri yang sudah ada atau menyediakan modal untuk membangun perusahaan baru di sana atau membeli sahamnya sekurangnya 10%.
Terdapat empat tujuan utama FDI (Foreign Direct Investment) yaitu:
1. Pencari sumber daya,
2. Pencari pasar
3. Pencari efesiensi dan
4. Pencari asset strategi.
FDI menciptakan dua isu utama:
- Kebutuhan untuk mengkonversi dari lokal ke US GAAP sejak pencatatan akuntansi biasanya disusun dengan menggunakan GAAP lokal.
- Kebutuhan untuk menerjemahkan dari mata uang lokal ke dolar AS sejak catatan akuntansi biasanya disusun dengan menggunakan mata uang lokal.
3. Jelaskan alasan untuk, dan isu-isu akuntansi yang terkait dengan, Investasi Asing Langsung (Describe accounting issues created by international trade)
Isu yang dapat dilihat dari investasi asing langsung adalah Faktor yang mungkin banyak menyumbangkan perhatian lebih terhadap akuntansi internasional di kalangan eksekutif perusahaan, investor, regulator pasar, pembuat standar akuntansi, dan para pendidik ilmu bisnis adalah internasionalisasi pasar modal seluruh dunia. Dimana Pricewaterhomms Coopers melaporkan bahwa volume penawaran ekuitas lintas batas dalam dolar meningkat hampir tiga kali lipat antara tahun 1995 dan 1999, dengan jumlah dana 1ebih dari sebesar 100 miliar yang diperoleh selama periode 5 tahun tersebut (penawaran ini hanya mencakup penjualan surat berharga di luar pasar domestik). Penawaran internasional atas obligasi, piujaman sindikasi, dan instrumen utang 1ainnya juga tumbuh secara dramatis selama tahun 1990-an. Tren ini kemudian memburuk selama tahun-tahun awal decade
Akuntansi harus memberikan respons terhadap kebutuhan masyarakat akan informasi yang tentu berubah dan mencerminkrn kondmsi budaya, ekonomi, hukum, sosial, dan politik yang ada dalam lingkungan operasinya. Sejarah akuntansi dan para akuntan memperlihatkan perubahan secara terus-menerus.
Terdapat alasan untuk foreign Investment langsung adalah :
- Tingkatkan sales dan profits
Penjualan internasional mungkin saja satu sumber margin keuntungan lebih tinggi atau laba tambahan melalui penjualan tambahan.
- Masuk rapidly growing atau emerging market
Investasi langsung yang asing adalah makna untuk meningkatkan suatu tumpuan/kedudukan dalam satu dengan cepat berkembang atau muncul pasar. Objektif terakhir harus meningkatkan penjualan dan laba.
- Mengurangi costs
Sebuah perusahaan kadang-kadang bisa mengurangi biaya menyediakan barang-barang dan layanan ke pelanggan nya melalui investasi langsung
yang asing.
- Amankan domestic market
Untuk melemahkan satu kompetitor internasional potensial dan melindungi pasar domestik nya, satu perusahaan mungkin memasuki pasar rumah kompetitor.
- Amankan foreign markets
Investasi tambahan dalam suatu negara asing adalah kadang-kadang mendorong oleh suatu kebutuhan untuk melindungi pasar itu dari kompetitor lokal.
- Peroleh technological dan managerial know-how
Selain dari pada melakukan riset dan pengembangan di rumah, cara lain untuk memperoleh ‘know-how’ teknologi dan managerial harus menyiapkan satu operasi dekat dengan memimpin kompetitor.
Minggu, 30 Oktober 2011
PELAKU AGAR KEDEPANKAN ETIKA BISNIS
Etika bisnis adalah standar-standar nilai yang menjadi pedoman atau acuan manajer dan segenap karyawan dalam pengambilan keputusan dan mengoperasikan bisnis yang etik. Dalam berbisnis tentunya tidak bisa asal membuat usaha dan menjalankannya semau masing-masing pebisnis karena dalam berbisnis seorang wirausaha harus mampu menjalin hubungan yang baik dengan konsumen, suplier maupun rival bisnisnya. Untuk membangun hubungan yang baik inilah dibutuhkan etika-etika dalam menjalin sebuah bisnis.
Etika-etika bisnis yang perlu diperhatikan dalam menjalin hubungan yang baik dengan setiap aktor bisnis berawal dari pengendalian diri. Pengendalian diri dibutuhkan dalam menghadapi tingkah setiap pelaku bisnis yang masing-masing adalah berbeda, mulai dari konsumen yang memiliki banyak permintaan yang beranekaraga, suplier dengan bermacam-macam sifat serta rival bisnis yang selalu memiliki banyak strategi untuk menjatuhkan lawannya. Dengan sifat-sifat yang berbeda itu maka dibutuhkan tanggapan yang berbeda-beda pula.
Dengan adanya Pengendalian diri dalam kasus Pembajakan pegawai Trimegah Securities maka dalam melakukan setiap tindakan oleh pegawai akan terarah dan beretika sehingga setiap tindakan tidak merugikan pasar modal. Dan bagaimana pelaku pasar punya tanggung jawab moral menyiapkan dan menambah kapasitas pegawai.
Sumber : Kompas
Nama Kelompok
- Cynthia T Sylvana 20208291
- Maulidah Rahmita 20208783
- Martha Kristiani K 20208776
Selasa, 04 Oktober 2011
Busyro : DPR Tidak Perlu Takut Diperiksa KPK

Nama Kelompok :
1. Cynthia Tanafas S (20208291)
2. Martha Kristiani K (20208776)
3. Maulidah Rahmita (20208783)
SUMBER : KORAN JAKARTA
EDISI : 1174/Tahun IV
TANGGAL : Selasa, 4 Oktober 2011
Analisa :
Dalam Kasus antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tentang kasus korupsi Proyek Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID) di kawasan transmigrasi di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, termasuk dalam penyalahgunaan Kode Etik yang dilakukan seorang Akuntan, seperti :
1. Tanggung Jawab Profesi
Dalam melaksanakan tanggung jawabnya sebagai profesional, setiap anggota harus senantiasa menggunakan pertimbangan moral dan profesional dalam semua kegiatan yang dilakukannya. Setiap anggota mempunyai tanggung jawab kepada semua pemakai jasa profesional mereka. Anggota juga harus selalu bertanggungjawab untuk bekerja sama dengan sesama anggota untuk mengembangkan profesi akuntansi, memelihara kepercayaan masyarakat dan menjalankan tanggung jawab profesi dalam mengatur dirinya sendiri. Usaha kolektif semua anggota diperlukan untuk memelihara dan meningkatkan tradisi profesi.
Dalam kasus ini Pimpinan Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tidak mempunyai tanggung jawab profesi karena dia tidak menggunakan pertimbangan moral dan profesional dalam pengambilan keputusan serta tidak memelihara kepercayaan masyarakat dalam mengurus rumah tangga negara.
2. Kepentingan Publik
Setiap anggota berkewajiban untuk senantiasa bertindak dalam kerangka pelayanan kepada publik, menghormati kepercayaan publik, dan menunjukan komitmen atas profesionalisme. Satu ciri utama dari suatu profesi adalah penerimaan tanggung jawab kepada publik. Kepentingan publik didefinisikan sebagai kepentingan masyarakat dan institusi yang dilayani anggota secara keseluruhan. Ketergantungan ini menyebabkan sikap dan tingkah laku akuntan dalam menyediakan jasanya mempengaruhi kesejahteraan ekonomi masyarakat dan negara. Dan semua anggota mengikat dirinya untuk menghormati kepercayaan publik.
Dalam kasus ini Pimpinan Banggar anggota DPR tidak memelihara kepentingan publik karena tidak menghormati kepercayaan publik dan tidak menunjukkan komitmen atas profesionalisme nya. Mereka hanya mementingkan pelayanan terhadap kepuasan pribadi sehingga adanya korupsi dalam kasus Banggar ini.
3. Standar Teknis
Setiap anggota harus melaksanakan jasa profesionalnya sesuai dengan standar teknis dan standar profesional yang relevan. Sesuai dengan keahliannya dan dengan berhati-hati, anggota mempunyai kewajiban untuk melaksanakan penugasan dari penerima jasa selama penugasan tersebut sejalan dengan prinsip integritas dan obyektivitas.
Dalam kasus ini anggota DPR yang menangani masalah penyalahgunaan anggaran tidak mempunyai kode etik standar teknis karena tidak melaksanakan jasa profesionalnya sesuai dengan standar teknis dan standar profesional yang relevan tidak melakukan tugasnya dengan hati-hati dalam setiap pengambilan keputusan demi kesejahteraan masyarakat indonesia.
Kamis, 02 Juni 2011
Tugas softskill Bahasa Inggris
DIRECT SPEECH
Simple Present Tense
‘ I never eat meat,’he explained
Present Continous Tense
‘ I’m waiting for Ann, ’ he said.
Present Perfect Tense
‘ I have found a flat.,’ he said.
Present Perfect Continous Tense
He said, ‘I’ve been waiting for ages’.
INDIRECT SPEECH
Simple Past Tense
He explained that he never ate meat.
Past Continous Tense
He said (that) he was waiting for Ann
Past Perfect Tense
He said (that) he had found a flat.
Past Perfect Continous Tense
He said he had been waiting for ages
EXAMPLE :
1. ‘I want a sandwich, ‘ Jennifer said. (Direct)
Jenifer said that she wanted a sandwich. (Indirect)
2. ‘I have already written that letter,’ my friend said. (Direct)
My fiend said that he had already written that letter. (Indirect)
3. Charles said to me, ‘I have to leave the office before 3:00 p.m.’ (Direct)
Charles said to me he had to leave the office before 3:00 p.m.’ (Indirect)
4. ‘Our entire trip cost us two thousand dollars,’ Mr Brown added. (Direct)
That their entire trip costs them two thousand dollars Mr Brown adds. (Indirect)
5. My friends said to me, ‘We have known about that for a long time.’ (Direct)
My friends said to me, ’We have known about that for a long time.’ (Indirect)
6. ‘I am enjoying my new job,’ Sarah said. (Direct)
Sarah said that she was enjoying. (Indirect)
7. Ann said ‘I want to go to New York next year.’ (Direct)
Ann said she went to go to New York next year. (Indirect)
8. ‘Jack and Jill are going to get married, ‘she said. (Direct)
She said that are was Jack and Jill are going to get married. (Indirect)
9. Susan said, ‘I don’t want to go.’ (Direct)
Susan said that she don’t wont to go. (Indirect)
10. My friend told me, ‘I am palnning to leave right away.’ (Direct)
My friend told me that she was planning to leave right away. (Indirect)
Simple Present Tense
‘ I never eat meat,’he explained
Present Continous Tense
‘ I’m waiting for Ann, ’ he said.
Present Perfect Tense
‘ I have found a flat.,’ he said.
Present Perfect Continous Tense
He said, ‘I’ve been waiting for ages’.
INDIRECT SPEECH
Simple Past Tense
He explained that he never ate meat.
Past Continous Tense
He said (that) he was waiting for Ann
Past Perfect Tense
He said (that) he had found a flat.
Past Perfect Continous Tense
He said he had been waiting for ages
EXAMPLE :
1. ‘I want a sandwich, ‘ Jennifer said. (Direct)
Jenifer said that she wanted a sandwich. (Indirect)
2. ‘I have already written that letter,’ my friend said. (Direct)
My fiend said that he had already written that letter. (Indirect)
3. Charles said to me, ‘I have to leave the office before 3:00 p.m.’ (Direct)
Charles said to me he had to leave the office before 3:00 p.m.’ (Indirect)
4. ‘Our entire trip cost us two thousand dollars,’ Mr Brown added. (Direct)
That their entire trip costs them two thousand dollars Mr Brown adds. (Indirect)
5. My friends said to me, ‘We have known about that for a long time.’ (Direct)
My friends said to me, ’We have known about that for a long time.’ (Indirect)
6. ‘I am enjoying my new job,’ Sarah said. (Direct)
Sarah said that she was enjoying. (Indirect)
7. Ann said ‘I want to go to New York next year.’ (Direct)
Ann said she went to go to New York next year. (Indirect)
8. ‘Jack and Jill are going to get married, ‘she said. (Direct)
She said that are was Jack and Jill are going to get married. (Indirect)
9. Susan said, ‘I don’t want to go.’ (Direct)
Susan said that she don’t wont to go. (Indirect)
10. My friend told me, ‘I am palnning to leave right away.’ (Direct)
My friend told me that she was planning to leave right away. (Indirect)
Kamis, 14 April 2011
DIFFERENCE TOEIC n TOEFL
DIFFERENCE TOEIC n TOEFL
What is the TOEIC test?
"TOEIC" stands for Test of Home for International Communication. TOEIC test is an English proficiency test for people who native language is not English. TOEIC test scores indicate how well people can communicate in English with others in the global work environment. The test requires no specialized knowledge or vocabulary, these tests only measure the kind of English used in everyday activities.
TOEIC test is a proficiency test in English that's leading the world in the context of the global work environment. More than 4,000 companies around the world use the TOEIC test, and more than 2 million people registered to take this test every year.
Like what format TOEIC ® test?
TOEIC test is a test of multiple choice, paper and pencil for two hours which consists of 200 questions divided into two parts separate times:
• Part I: Listening Comprehension
This section consists of 100 questions and is divided into four sections. Test participants heard a recording of statements, questions, short conversations, and a brief explanation, then answer questions based on segments of hearing. The Listening section takes approximately 45 minutes.
Part 1: Photographs
Part 2: Questions and Response
Part 3: Short Conversations
Part 4: Short Talks 20 items (4 - choice)
30 items (3-choice)
30 items (4-choice)
20 items (4-choice)
• Part II: Reading
The Reading section consists of 100 questions presented in written format in the test booklet. Participants read various materials and answer questions based on their own pace according to the reading material itself. Entire sections requires 75 minutes reading.
Part 5: Incomplete Sentences 40 items (4-choice)
Part 6: Error Recognition 20 items (4-choice)
Part 7: Reading Comprehension 40 items (4-choice)
Participants answered questions by marking one of the letters (A), (B), (C), (D) with a pencil on the answer to a separate valley. Although the actual testing time is approximately two hours of extra time it takes participants to complete the biographical questions on the answer sheet and respond to a brief questionnaire about their education and work history.
What are the contents of the TOEIC test?
TOEIC test is designed to meet the needs of the working world. Test questions are developed from examples of spoken and written language collected from various countries around the world where English is used in the workplace. Test questions and the atmosphere contains many different situations, such as:
• General business - contracts, negotiations, marketing, sales, business planning, conferences.
• Manufacturing - plant management, assembly lines, pengandalian quality.
• Finance and budgeting - banking, investment, taxation, accounting, billing
• Corporate development - research, product development.
• Offices - board meetings, committees, correspondence, memoranda, telephone, fax, and messages e-mail, equipment and office furniture, office procedures.
• Personnel - receiving, hiring, pension, salaries, promotions, job applications, advertising.
• Purchasing - shopping, ordering supplies, deliveries, invoices
• Technical areas - electronics, technology, specifications, buying and renting, electric and gas service.
• Travel - trains, planes, taxis, buses, ships, ferries, tickets, schedules, announcements stations and airports, car rental, hotel, reservations, delays and delays.
• Dining out - business and informal lunches, banquets, receptions, restaurant reservations.
• Entertainment - cinema, theater, music, art, media
• Health-medical insurance, visiting doctors, dentists, clinics and hospitals.
A prospective regular employees must have a minimum TOEIC score of 400. While a prospective manager should at least have a TOEIC score of 800.
Someone who has a TOEIC score 405-600, for example, in listening to be able to understand explanations related to routine daily tasks, understand the announcements during the trip and mengusai limited social conversations. In this talk could explain kerj responsibility adan academic background as well as a discussion about the project in the past and the future. While in the case of reading still need a dictionary to understand the technical documents. And lastly in terms of writing people who have intermediate level was able to write a short memo, letter of complaint and fill out a simple application form.
TOEFL
TOEFL stands for Test of Home as a Foreign Language. This is a test of English as a foreign language. These tests test the ability of a person to the extent to which mastery of English that includes the ability: Listening Comprehension (Comprehension in listening), Structure and Written Exxpression (Structure and expression in writing relating to the Home Grammar or Grammar English (Reading Comprehension (Reading Comprehension), and Writing (Writing).
TOEFL, GRE, SAT and TOEIC is a test products issued by ETS (Educational Testing Service) based in the U.S. and has been operating for more than 40 years.
During this time English language proficiency test product of ETS are most popular in Indonesia is the TOEFL (Test of Home As Foreign Language). However, the TOEFL test is actually designed for academic purposes which is for anyone who wants to continue their studies to the U.S. and North America. During this time, the company in Indonesia, too, put the score TOEFL as employee recruitment requirements.
The use TOEFL scores to the world of work turned out to be less effective. Therefore, there followed a trend of companies that intend to recruit employees to move to the TOEIC (Test of Home for International Communication). ETS TOEIC has been held for 25 years throughout the world. "In Indonesia, the TOEIC test was introduced in 1999," kataJulivan E. Rondonuwu of PT International Test Center, ETS representative in Indonesia.
Benefits of the TOEFL
TOEFL is Bahassa bahasa fluency assessments received by Lebihh than 6,000 institutions. You might think that this is in America / bahasa Kingdom, they actually spread in all the world in 110 countries. Nearly every university in the English-speaking countries like the United States, Britain, Australia, Canada, & New Zealand, use the TOEFL to determine whether the point / non-language speakers of English can be accepted on their programs, receiving scholarships, / enter graduate school .
Another benefit of the TOEFL test proficiency Attas yangg bahasa Another is the fact that there Lebihh than 4,000 testing centers you can use. If you travel, you will save money because the test and can be completed within days.
Finally, this test gives you a benchmark bias your ability to speak bahasa. Score test anonymously, and there are interviews yangg entered as of the process. If you know Bahassa bahasa together well, you'll score with the good, and simple. TOEFL is to benchmark the best of your ability to succeed in college English Software
The ability of any tested in TOEFL test?
There are three parts of the TOEFL test to be done by test participants. The first part is the questions that measure the ability of Listening Comprehension in the number of 50 questions, Structure & Written Expression, 40 questions, and Reading Comprehension, 50 questions. The entire matter was made in the form of multiple choice (except for the Computer Based TOEFL test is a matter of the essay writing ability of participants in English and other variations to match the form of questions such as, to highlight certain words in connection with the main idea of a reading, etc..). The entire test takes place in time approximately 150 minutes, for the Paper and Pencil Based TOEFL, and approximately 240 minutes for the Computer Based TOEFL. A relatively long time for the Computer Based TOEFL tutorials are included procedures.
How many kinds of TOEFL test?
There are two types of TOEFL tests, ie
1) Paper and Pencil-Based TOEFL, and
2) Computer-Based TOEFL.
Type the first TOEFL test is the TOEFL test that we know so far, where both questions and answers done by using paper and pencil. While the second type of TOEFL test is a relatively new test model because it was first introduced in 1998. As stated in its name, this test uses a computer in the delivery of and participant test because these tests also will answer via the computer.
In addition to the above two types of tests, whether there are other types of TOEFL test?
For the purposes of pre-selection or internal use of an institution, then the ETS as a developer and provider agency also conducts TOEFL TOEFL ITP (ITP = Institutional Testing Programme). The number of questions and level of difficulty did not differ with ITP TOEFL Paper and Pencil-Based TOEFL and the Computer Based TOEFL, because the questions used in the TOEFL ITP TOEFL test is a matter that has been used before. Differences that need to be known by those who plan to follow the TOEFL test is that the score obtained dariTOEFL ITP in its use is limited. Universities and colleges in America, for example, will only accept scores from the TOEFL Paper and Pencil-Based or Computer Based TOEFL. Another difference is in terms of test cost. Currently, the cost of Paper and Pencil-Based TOEFL and the Computer Based TOEFL is U.S. $ 110, while the TOEFL ITP is relatively cheaper cost of U.S. $ 25. There should also note that the Paper and Pencil-Based TOEFL and the Computer Based TOEFL Test Center is only held in particular with the schedule of tests that have been determined in advance, while the TOEFL ITP implementation is more flexible schedule and in Indonesia is conducted by the IIEF (The Indonesian International Education Foundation) with coordinate with the central language in public universities.
In addition to TOEFL ITP, there is also a TOEFL Prediction / Equivalent Test that is usually used to estimate the TOEFL score before the relevant person take another TOEFL test (TOEFL Paper and Pencil-Based, Computer Based TOEFL, TOEFL ITP). Type Prediction TOEFL test is generally conducted by the institute / center language or places that hold training courses TOEFL.
Is there a difference in the scoring system based TOEFL Paper and Pencil, Computer Based TOEFL, ITP TOEFL and TOEFL Prediction Test?
True, rating or scoring system used for the Paper and Pencil BasedTOEFL, TOEFL ITP, TOEFL Prediction Test and Computer Based TOEFLmemang different.
This is done of course with the intention to avoid misunderstandings in the interpretation of test scores reported by participants. The range of scores used by the Paper and Pencil-Based TOEFL, TOEFL ITP, danTOEFL Prediction Test is 310 (lowest score) up to 677 (highest score), whereas for the Computer Based TOEFL, the lowest value is 0 and the highest value of 300 (TOEFL Score User Guide, 2000-2001). About the overall level of difficulty for this type of course the same test, so it can be said those who obtain a score of 677 on the TOEFL Paper and Pencil Based expected to obtain a score of 300 on Computer Based TOEFL, and vice versa if a participant obtained a score of 213 tests in the TOEFL test that uses computer (Computer Based TOEFL), the corresponding score on the Paper and Pencil-Based TOEFL is 550.
How is the relationship of scores obtained by the level of one's mastery of English?
In general, we recognize three levels of mastery of foreign languages, namely Basic Level (Elementary), Intermediate Level (Intermediate) and Advanced (Advanced). TOEFL score, experts typically classify the language of this score into the following four levels (Carson, et al., 1990):
• Elementary Level (Elementary): 310 sd 420
• Lower Secondary Level (Low Intermediate): 420 sd 480
• Secondary Level (High Intermediate): 480 sd 520
• Advanced (Advanced): 525 sd 677
From the classification score above, may arise if the test questions TOEFLdiberikan on American students, for example, whether they will have difficulty working on the TOEFL questions? Studies conducted by Johnson (1977) mentions that the average scores obtained by 173 first and second year students at the University of Tennessee, United States, is 628. That is, for English speakers themselves, the questions TOEFL can be done easily, as evidenced from which they obtained a score at the level of Proficient or Advanced.
By knowing the classification level of mastery of English, as seen above, we can certainly understand why it seems reasonable that universities in countries that use English as its official language, requires a certain TOEFL score for the candidate of their international students. To be accepted in S1, they commonly set score is approximately 475 sd 550, while for S2 and S3 program entry requirements TOEFLnya higher score is around 550 till 600.
Questions are often raised in discussion forums English teachers in Indonesia is what should be the mastery of English a student in Indonesia so they can add to scientific knowledge through reading, written in English? Mastery at the level of Primary (Elementary) would not contribute significantly to the students in Indonesia in terms of efforts to increase knowledge through textbooks / written knowledge in English. Required minimum mastery level of Senior Secondary (High Intermediate) so the students can absorb the course material is written in English with relative ease.
Several universities in Indonesia has set a certain TOEFL score for its students (Huda, 1999). In connection with efforts to improve the quality of college graduates, a regulation requiring college students have a mastery of the TOEFL to a certain extent is expected to have a positive impact and we should support. A good mastery of English are expected to increase the ability to think and work on a global level, the working conditions in the future we need to prepare from now.
What is the TOEIC test?
"TOEIC" stands for Test of Home for International Communication. TOEIC test is an English proficiency test for people who native language is not English. TOEIC test scores indicate how well people can communicate in English with others in the global work environment. The test requires no specialized knowledge or vocabulary, these tests only measure the kind of English used in everyday activities.
TOEIC test is a proficiency test in English that's leading the world in the context of the global work environment. More than 4,000 companies around the world use the TOEIC test, and more than 2 million people registered to take this test every year.
Like what format TOEIC ® test?
TOEIC test is a test of multiple choice, paper and pencil for two hours which consists of 200 questions divided into two parts separate times:
• Part I: Listening Comprehension
This section consists of 100 questions and is divided into four sections. Test participants heard a recording of statements, questions, short conversations, and a brief explanation, then answer questions based on segments of hearing. The Listening section takes approximately 45 minutes.
Part 1: Photographs
Part 2: Questions and Response
Part 3: Short Conversations
Part 4: Short Talks 20 items (4 - choice)
30 items (3-choice)
30 items (4-choice)
20 items (4-choice)
• Part II: Reading
The Reading section consists of 100 questions presented in written format in the test booklet. Participants read various materials and answer questions based on their own pace according to the reading material itself. Entire sections requires 75 minutes reading.
Part 5: Incomplete Sentences 40 items (4-choice)
Part 6: Error Recognition 20 items (4-choice)
Part 7: Reading Comprehension 40 items (4-choice)
Participants answered questions by marking one of the letters (A), (B), (C), (D) with a pencil on the answer to a separate valley. Although the actual testing time is approximately two hours of extra time it takes participants to complete the biographical questions on the answer sheet and respond to a brief questionnaire about their education and work history.
What are the contents of the TOEIC test?
TOEIC test is designed to meet the needs of the working world. Test questions are developed from examples of spoken and written language collected from various countries around the world where English is used in the workplace. Test questions and the atmosphere contains many different situations, such as:
• General business - contracts, negotiations, marketing, sales, business planning, conferences.
• Manufacturing - plant management, assembly lines, pengandalian quality.
• Finance and budgeting - banking, investment, taxation, accounting, billing
• Corporate development - research, product development.
• Offices - board meetings, committees, correspondence, memoranda, telephone, fax, and messages e-mail, equipment and office furniture, office procedures.
• Personnel - receiving, hiring, pension, salaries, promotions, job applications, advertising.
• Purchasing - shopping, ordering supplies, deliveries, invoices
• Technical areas - electronics, technology, specifications, buying and renting, electric and gas service.
• Travel - trains, planes, taxis, buses, ships, ferries, tickets, schedules, announcements stations and airports, car rental, hotel, reservations, delays and delays.
• Dining out - business and informal lunches, banquets, receptions, restaurant reservations.
• Entertainment - cinema, theater, music, art, media
• Health-medical insurance, visiting doctors, dentists, clinics and hospitals.
A prospective regular employees must have a minimum TOEIC score of 400. While a prospective manager should at least have a TOEIC score of 800.
Someone who has a TOEIC score 405-600, for example, in listening to be able to understand explanations related to routine daily tasks, understand the announcements during the trip and mengusai limited social conversations. In this talk could explain kerj responsibility adan academic background as well as a discussion about the project in the past and the future. While in the case of reading still need a dictionary to understand the technical documents. And lastly in terms of writing people who have intermediate level was able to write a short memo, letter of complaint and fill out a simple application form.
TOEFL
TOEFL stands for Test of Home as a Foreign Language. This is a test of English as a foreign language. These tests test the ability of a person to the extent to which mastery of English that includes the ability: Listening Comprehension (Comprehension in listening), Structure and Written Exxpression (Structure and expression in writing relating to the Home Grammar or Grammar English (Reading Comprehension (Reading Comprehension), and Writing (Writing).
TOEFL, GRE, SAT and TOEIC is a test products issued by ETS (Educational Testing Service) based in the U.S. and has been operating for more than 40 years.
During this time English language proficiency test product of ETS are most popular in Indonesia is the TOEFL (Test of Home As Foreign Language). However, the TOEFL test is actually designed for academic purposes which is for anyone who wants to continue their studies to the U.S. and North America. During this time, the company in Indonesia, too, put the score TOEFL as employee recruitment requirements.
The use TOEFL scores to the world of work turned out to be less effective. Therefore, there followed a trend of companies that intend to recruit employees to move to the TOEIC (Test of Home for International Communication). ETS TOEIC has been held for 25 years throughout the world. "In Indonesia, the TOEIC test was introduced in 1999," kataJulivan E. Rondonuwu of PT International Test Center, ETS representative in Indonesia.
Benefits of the TOEFL
TOEFL is Bahassa bahasa fluency assessments received by Lebihh than 6,000 institutions. You might think that this is in America / bahasa Kingdom, they actually spread in all the world in 110 countries. Nearly every university in the English-speaking countries like the United States, Britain, Australia, Canada, & New Zealand, use the TOEFL to determine whether the point / non-language speakers of English can be accepted on their programs, receiving scholarships, / enter graduate school .
Another benefit of the TOEFL test proficiency Attas yangg bahasa Another is the fact that there Lebihh than 4,000 testing centers you can use. If you travel, you will save money because the test and can be completed within days.
Finally, this test gives you a benchmark bias your ability to speak bahasa. Score test anonymously, and there are interviews yangg entered as of the process. If you know Bahassa bahasa together well, you'll score with the good, and simple. TOEFL is to benchmark the best of your ability to succeed in college English Software
The ability of any tested in TOEFL test?
There are three parts of the TOEFL test to be done by test participants. The first part is the questions that measure the ability of Listening Comprehension in the number of 50 questions, Structure & Written Expression, 40 questions, and Reading Comprehension, 50 questions. The entire matter was made in the form of multiple choice (except for the Computer Based TOEFL test is a matter of the essay writing ability of participants in English and other variations to match the form of questions such as, to highlight certain words in connection with the main idea of a reading, etc..). The entire test takes place in time approximately 150 minutes, for the Paper and Pencil Based TOEFL, and approximately 240 minutes for the Computer Based TOEFL. A relatively long time for the Computer Based TOEFL tutorials are included procedures.
How many kinds of TOEFL test?
There are two types of TOEFL tests, ie
1) Paper and Pencil-Based TOEFL, and
2) Computer-Based TOEFL.
Type the first TOEFL test is the TOEFL test that we know so far, where both questions and answers done by using paper and pencil. While the second type of TOEFL test is a relatively new test model because it was first introduced in 1998. As stated in its name, this test uses a computer in the delivery of and participant test because these tests also will answer via the computer.
In addition to the above two types of tests, whether there are other types of TOEFL test?
For the purposes of pre-selection or internal use of an institution, then the ETS as a developer and provider agency also conducts TOEFL TOEFL ITP (ITP = Institutional Testing Programme). The number of questions and level of difficulty did not differ with ITP TOEFL Paper and Pencil-Based TOEFL and the Computer Based TOEFL, because the questions used in the TOEFL ITP TOEFL test is a matter that has been used before. Differences that need to be known by those who plan to follow the TOEFL test is that the score obtained dariTOEFL ITP in its use is limited. Universities and colleges in America, for example, will only accept scores from the TOEFL Paper and Pencil-Based or Computer Based TOEFL. Another difference is in terms of test cost. Currently, the cost of Paper and Pencil-Based TOEFL and the Computer Based TOEFL is U.S. $ 110, while the TOEFL ITP is relatively cheaper cost of U.S. $ 25. There should also note that the Paper and Pencil-Based TOEFL and the Computer Based TOEFL Test Center is only held in particular with the schedule of tests that have been determined in advance, while the TOEFL ITP implementation is more flexible schedule and in Indonesia is conducted by the IIEF (The Indonesian International Education Foundation) with coordinate with the central language in public universities.
In addition to TOEFL ITP, there is also a TOEFL Prediction / Equivalent Test that is usually used to estimate the TOEFL score before the relevant person take another TOEFL test (TOEFL Paper and Pencil-Based, Computer Based TOEFL, TOEFL ITP). Type Prediction TOEFL test is generally conducted by the institute / center language or places that hold training courses TOEFL.
Is there a difference in the scoring system based TOEFL Paper and Pencil, Computer Based TOEFL, ITP TOEFL and TOEFL Prediction Test?
True, rating or scoring system used for the Paper and Pencil BasedTOEFL, TOEFL ITP, TOEFL Prediction Test and Computer Based TOEFLmemang different.
This is done of course with the intention to avoid misunderstandings in the interpretation of test scores reported by participants. The range of scores used by the Paper and Pencil-Based TOEFL, TOEFL ITP, danTOEFL Prediction Test is 310 (lowest score) up to 677 (highest score), whereas for the Computer Based TOEFL, the lowest value is 0 and the highest value of 300 (TOEFL Score User Guide, 2000-2001). About the overall level of difficulty for this type of course the same test, so it can be said those who obtain a score of 677 on the TOEFL Paper and Pencil Based expected to obtain a score of 300 on Computer Based TOEFL, and vice versa if a participant obtained a score of 213 tests in the TOEFL test that uses computer (Computer Based TOEFL), the corresponding score on the Paper and Pencil-Based TOEFL is 550.
How is the relationship of scores obtained by the level of one's mastery of English?
In general, we recognize three levels of mastery of foreign languages, namely Basic Level (Elementary), Intermediate Level (Intermediate) and Advanced (Advanced). TOEFL score, experts typically classify the language of this score into the following four levels (Carson, et al., 1990):
• Elementary Level (Elementary): 310 sd 420
• Lower Secondary Level (Low Intermediate): 420 sd 480
• Secondary Level (High Intermediate): 480 sd 520
• Advanced (Advanced): 525 sd 677
From the classification score above, may arise if the test questions TOEFLdiberikan on American students, for example, whether they will have difficulty working on the TOEFL questions? Studies conducted by Johnson (1977) mentions that the average scores obtained by 173 first and second year students at the University of Tennessee, United States, is 628. That is, for English speakers themselves, the questions TOEFL can be done easily, as evidenced from which they obtained a score at the level of Proficient or Advanced.
By knowing the classification level of mastery of English, as seen above, we can certainly understand why it seems reasonable that universities in countries that use English as its official language, requires a certain TOEFL score for the candidate of their international students. To be accepted in S1, they commonly set score is approximately 475 sd 550, while for S2 and S3 program entry requirements TOEFLnya higher score is around 550 till 600.
Questions are often raised in discussion forums English teachers in Indonesia is what should be the mastery of English a student in Indonesia so they can add to scientific knowledge through reading, written in English? Mastery at the level of Primary (Elementary) would not contribute significantly to the students in Indonesia in terms of efforts to increase knowledge through textbooks / written knowledge in English. Required minimum mastery level of Senior Secondary (High Intermediate) so the students can absorb the course material is written in English with relative ease.
Several universities in Indonesia has set a certain TOEFL score for its students (Huda, 1999). In connection with efforts to improve the quality of college graduates, a regulation requiring college students have a mastery of the TOEFL to a certain extent is expected to have a positive impact and we should support. A good mastery of English are expected to increase the ability to think and work on a global level, the working conditions in the future we need to prepare from now.
Rabu, 23 Maret 2011
Soal Listening
GAMES
Most of people like playing games. They can make us relax, enjoyable and happy. The game can be either for children or adult people and we can play them indoors or outdoor. We usually need partner to play the games, either in pairs or in groups. Children like playing “ hide and seek” in the garden. A child closes her/his eyes while the other children are hiding. He / she must look for and find the hiding children.
The other game, a child with covering eyes stands in the middle of circle. The other children walk around him/her while they are singing a song . when they stop singing and walking, he/she must find them by touching and mentioning the name of the hiding children.
There are still many other games, such as kasti, marble, kite, cycling, run and chase, etc. We call those games outdoor games, because we play them in the yard or in the play ground. There are some indoor games such as playing dice, chess, scrabble, card, monopoly, and biliards.
In order to celebrate the kartini day, our school always holds some games, such as playing scrabble, chess, cards, etc. I won the first prize in playing scrabble last year. Do you know the prize that I received? It is a set of magnetic scrabble. I was happy to receive it for I have not had it yet. I can practise playing scrabble with my parents, brother and sister and also my friends. I am going to join the scrabble game year. Hopefully. I’II succeed again this year.
1. The main idea of paragraph 4 ....
a. Celebrating the Kartini Day
b. The prize that the writer received
c. The writer is going to join the game this year.
d. The writer won the first prize in playing scrabble last year.
Answer : D
2. Why do we like playing games?
Because they can make us....
a. Sad
b. Unhappy
c. Amused
d. Interesting
Answer : D
3. The following games are indoor games except
a. Hide and seek
b. Scrabble
c. Chess
d. Card
Answer : A
4. ..........because we play them in the yard ( the second setence of the third paragraph). The word the refers to...
a. Indoor games
b. Outdoor games
c. Children
d. People
Answer : B
5. Hopefully. I’ II succeed again year.
The antonym of the underline word is.....
a. Fail
b. Successfull
c. Enjoying
d. Enjoyable
Answer : A
6. A player has to ....... the player who hide in hide and seek.
a. Find
b. Call
c. Kick
d. Punch
Answer : A
7. Udin got a prize in the games because he was able to ......... the game.
a. Win
b. Sell
c. Lose
d. Make
Answer : A
8. Hide and seek is a famous games. Children usually .......... it
a. Dislike
b. Hate
c. Enjoy
d. Fight
Answer : C
9. We have to able to make new words by arranging the letters we have. This game called....
a. Chess
b. Cards
c. Scrabble
d. Marble
Answer : C
10. This game is a always played by two person. This game ....
a. Hide and seek
b. Marble
c. Chess
d. Car
Answer : C
Most of people like playing games. They can make us relax, enjoyable and happy. The game can be either for children or adult people and we can play them indoors or outdoor. We usually need partner to play the games, either in pairs or in groups. Children like playing “ hide and seek” in the garden. A child closes her/his eyes while the other children are hiding. He / she must look for and find the hiding children.
The other game, a child with covering eyes stands in the middle of circle. The other children walk around him/her while they are singing a song . when they stop singing and walking, he/she must find them by touching and mentioning the name of the hiding children.
There are still many other games, such as kasti, marble, kite, cycling, run and chase, etc. We call those games outdoor games, because we play them in the yard or in the play ground. There are some indoor games such as playing dice, chess, scrabble, card, monopoly, and biliards.
In order to celebrate the kartini day, our school always holds some games, such as playing scrabble, chess, cards, etc. I won the first prize in playing scrabble last year. Do you know the prize that I received? It is a set of magnetic scrabble. I was happy to receive it for I have not had it yet. I can practise playing scrabble with my parents, brother and sister and also my friends. I am going to join the scrabble game year. Hopefully. I’II succeed again this year.
1. The main idea of paragraph 4 ....
a. Celebrating the Kartini Day
b. The prize that the writer received
c. The writer is going to join the game this year.
d. The writer won the first prize in playing scrabble last year.
Answer : D
2. Why do we like playing games?
Because they can make us....
a. Sad
b. Unhappy
c. Amused
d. Interesting
Answer : D
3. The following games are indoor games except
a. Hide and seek
b. Scrabble
c. Chess
d. Card
Answer : A
4. ..........because we play them in the yard ( the second setence of the third paragraph). The word the refers to...
a. Indoor games
b. Outdoor games
c. Children
d. People
Answer : B
5. Hopefully. I’ II succeed again year.
The antonym of the underline word is.....
a. Fail
b. Successfull
c. Enjoying
d. Enjoyable
Answer : A
6. A player has to ....... the player who hide in hide and seek.
a. Find
b. Call
c. Kick
d. Punch
Answer : A
7. Udin got a prize in the games because he was able to ......... the game.
a. Win
b. Sell
c. Lose
d. Make
Answer : A
8. Hide and seek is a famous games. Children usually .......... it
a. Dislike
b. Hate
c. Enjoy
d. Fight
Answer : C
9. We have to able to make new words by arranging the letters we have. This game called....
a. Chess
b. Cards
c. Scrabble
d. Marble
Answer : C
10. This game is a always played by two person. This game ....
a. Hide and seek
b. Marble
c. Chess
d. Car
Answer : C
Kamis, 03 Maret 2011
Incorrect
Choose the correct answer!
1. Woman: ‘”Salero Kito Restaurant here. Can I help you ?”
Man : “I want to reserve, please?
a) a ticket c) a table
b) an instrument of round system d) a room
Answer : c) a table
2. Receptionist : “Cibubur Restaurant, Can I help you ?
Rahma : Yes, please. … for next sunday evening.
Receptionist : I’m afraid we can’t . We’re fully booked this month.
a) I want to book a ticket
b) I’d like to reserve two tables
c) I need to reserve a room
d) I really need your help
Answer : b) I’d like to reserve two tables
3. Man : Have you confirmed the room for a monthly meeting?
Woman : ….
a) Yes, but I’m afraid we have to reschedule it
b) Some one is fixing the air conditional in the room
c) They are discussing in the meeting room
d) Yes, I’d like to book one double room, please.
Answer : a) Yes, but I’m afraid we have have to reschedule it
4. Woman : I’d like to confirm my flight to Bandung.
Man : ….
a) I’m going to Bandung next week
b) The meeting very busy
c) Certainly, can you tell your flight number ?
d) I’m afraid there are no more seats left
Answer : c) Certainly, can you tell your flight number ?
5. Woman : ‘’Tangkuban Travel Agency. Can I help you?’’
Man : Yes, please. I booked the seat on the excecutive bus to Surabaya leaving at
09.00 pm tomorrow. I want to confirm that I’ll take it. And I want to know
time I should be there to report.
Woman : Thanks, please come and report to us an hour before the departure.
What did the caller telephone the agency for ?
a) Confirming his reservation b) booking a seat in a bus
c) canceling his reservation d) changing the time of his travel
Answer : a) Confirming his reservation
6. Woman: Good Afternoon, Quality Hotel, can I help you ?
Man : This is Noel. I’ve booked one double room in your hotel for this weekend.
But, I’m sorry to tell you over time to prepare everything concerning with
the opening of our new branch office.
Woman: What’s your room number, Sir ?
Man : 213 C
Woman: It’s ok. Please, visit us other time.
Why does the man cancel his reservation ?
He cancels it because of ….
a) financial problem b) working problem c) family problem d) health problem
Answer: b) working problem
7. Man : I’m Budi, I’m sorry, Iwish cancel a table for next weekend.
Woman: Okay, don’t worry.
Whom the man talking ?
a) Receptionist at the restaurant
b) Receptionist at the Hotel
c) Guide at tour
d) Doctor at the Hospital
Answer: a) Receptionist at the restaurant
8. Woman: Good evening, Family Restaurant, can I help ?
Man : I’m Budi, I’m sorry, Iwish cancel a table in your restaurant for next Sunday
because, I must to the Jakarta immediately for my job.
He cancels it job because of ….
a) come back to Jakarta b) go to Jakarta for picnic
c) that his job at Jakarta d) go to beach
Answer: c) that his job at Jakarta
Question no. 9 – 11 refer to the following text.
Ryanti Croel
Jl. Pangkuribuan no. 51 May, 27, 2009
To. : Bata Shoes Company
Jl. Kalang Sari no. 25
Dear Customer Service Representative,
I recently purchased shoes with trade mark ‘’Bata’’ for your Bata Shoes
Company. Unfortunetelly, after viewing the shoes I discovered size which different
and colour which false.
I’m writing to request replacements with size which true and colour is brown.
I hope replacements will gived immediately.
Sincerely,
Ryanti.C
9. What kind the letter ?
a) Complaint of letter b) Invoice c) Application letter d) letter of collection
Answer: a) Complaint of letter
10. Whom does Mrs.Rianty write the letter to ?
a) The shopkeeper of the Bata Shoes Company
b) The owner of the Bata Shoes Company
c) The worker of Bata Shoes Company
d) The customer service repsentative of the Bata Shoes Company
Answer: d) The customer service repsentative of Bata Shoes Company
11. What Ryanti complaint ?
a) size and colour Bata Shoes b) size Bata Shoes
c) colour Bata Shoes d) trade mark Bata Shoes
Answer: a) size and colour Bata Shoes
Question no. 12 – 14 refer to the following text.
Vacation Happiness at the Grand Square your vacation become happiness. There are many kinds entertaintment and discount 15% for 10 person which come beginning.
Let’s go to Grand Square
12. What about that announcement ?
a) Grand Square happiness b)Vacation happiness
c) Vacation at the Grand Square discount 15% d) The Grand Square is dirty
Answer: c) Vacation at the Grand Square discount 15%
13. Whom discount gived ?
a) a worker b) a guest c) a dancer d) 10 person which come beginning
Answer: d) 10 person which come beginning
14. Which is not true about Grand Square ?
a) The Grand Square is very borred b) The Grand Square is happiness
c) The Grand Square give discount
d) Which gived discount is 10 person come beginning
Answer: a) The Grand Square is very borred
15. Would you mind …. A little bil longer for the chef to prepare the food ?
a) to waiting b) waited c) waiting d) wait
Answer: c) waiting
1. Receptionist : Good Morning, Tangkuban Hotel. May I help you
A
Guest : Good Morning, I reserve a single room, please.
B
Receptionist: When would it be ?
C
Guest : From July to July, 10
D
Answer: c) would
2. Andi : Do you know the man whom will lead the marketing department ?
A B C
Doni : Sure, she is Ms. Janet from Surya Kencana, Co.
D
Answer: b) whom
3. My house has lovely garden who I bought last month
A B C D
Answer: b) who
4. The man whom is wearing a blue the is a bank manager.
A B C D
Answer : b) whom
5. Tia is older as Mawar home’s
A B C D
Answer: c) as
6. Siti is the younger than Lita
A B C D
Answer: b) the
7. I is going to watch the news. (future tense)
A B C D
Answer : a) is = am
8. Would you like to coming to my birthday party?
A B C D
Answer: c) coming
9. She sweeps the floor yesterday Simple Present Tense)
A B C D
Answer : yesterday = every day
10. The sun sets in the east ( Simple Present Tense)
A B C D
Answer : the east = the west
1. Woman: ‘”Salero Kito Restaurant here. Can I help you ?”
Man : “I want to reserve, please?
a) a ticket c) a table
b) an instrument of round system d) a room
Answer : c) a table
2. Receptionist : “Cibubur Restaurant, Can I help you ?
Rahma : Yes, please. … for next sunday evening.
Receptionist : I’m afraid we can’t . We’re fully booked this month.
a) I want to book a ticket
b) I’d like to reserve two tables
c) I need to reserve a room
d) I really need your help
Answer : b) I’d like to reserve two tables
3. Man : Have you confirmed the room for a monthly meeting?
Woman : ….
a) Yes, but I’m afraid we have to reschedule it
b) Some one is fixing the air conditional in the room
c) They are discussing in the meeting room
d) Yes, I’d like to book one double room, please.
Answer : a) Yes, but I’m afraid we have have to reschedule it
4. Woman : I’d like to confirm my flight to Bandung.
Man : ….
a) I’m going to Bandung next week
b) The meeting very busy
c) Certainly, can you tell your flight number ?
d) I’m afraid there are no more seats left
Answer : c) Certainly, can you tell your flight number ?
5. Woman : ‘’Tangkuban Travel Agency. Can I help you?’’
Man : Yes, please. I booked the seat on the excecutive bus to Surabaya leaving at
09.00 pm tomorrow. I want to confirm that I’ll take it. And I want to know
time I should be there to report.
Woman : Thanks, please come and report to us an hour before the departure.
What did the caller telephone the agency for ?
a) Confirming his reservation b) booking a seat in a bus
c) canceling his reservation d) changing the time of his travel
Answer : a) Confirming his reservation
6. Woman: Good Afternoon, Quality Hotel, can I help you ?
Man : This is Noel. I’ve booked one double room in your hotel for this weekend.
But, I’m sorry to tell you over time to prepare everything concerning with
the opening of our new branch office.
Woman: What’s your room number, Sir ?
Man : 213 C
Woman: It’s ok. Please, visit us other time.
Why does the man cancel his reservation ?
He cancels it because of ….
a) financial problem b) working problem c) family problem d) health problem
Answer: b) working problem
7. Man : I’m Budi, I’m sorry, Iwish cancel a table for next weekend.
Woman: Okay, don’t worry.
Whom the man talking ?
a) Receptionist at the restaurant
b) Receptionist at the Hotel
c) Guide at tour
d) Doctor at the Hospital
Answer: a) Receptionist at the restaurant
8. Woman: Good evening, Family Restaurant, can I help ?
Man : I’m Budi, I’m sorry, Iwish cancel a table in your restaurant for next Sunday
because, I must to the Jakarta immediately for my job.
He cancels it job because of ….
a) come back to Jakarta b) go to Jakarta for picnic
c) that his job at Jakarta d) go to beach
Answer: c) that his job at Jakarta
Question no. 9 – 11 refer to the following text.
Ryanti Croel
Jl. Pangkuribuan no. 51 May, 27, 2009
To. : Bata Shoes Company
Jl. Kalang Sari no. 25
Dear Customer Service Representative,
I recently purchased shoes with trade mark ‘’Bata’’ for your Bata Shoes
Company. Unfortunetelly, after viewing the shoes I discovered size which different
and colour which false.
I’m writing to request replacements with size which true and colour is brown.
I hope replacements will gived immediately.
Sincerely,
Ryanti.C
9. What kind the letter ?
a) Complaint of letter b) Invoice c) Application letter d) letter of collection
Answer: a) Complaint of letter
10. Whom does Mrs.Rianty write the letter to ?
a) The shopkeeper of the Bata Shoes Company
b) The owner of the Bata Shoes Company
c) The worker of Bata Shoes Company
d) The customer service repsentative of the Bata Shoes Company
Answer: d) The customer service repsentative of Bata Shoes Company
11. What Ryanti complaint ?
a) size and colour Bata Shoes b) size Bata Shoes
c) colour Bata Shoes d) trade mark Bata Shoes
Answer: a) size and colour Bata Shoes
Question no. 12 – 14 refer to the following text.
Vacation Happiness at the Grand Square your vacation become happiness. There are many kinds entertaintment and discount 15% for 10 person which come beginning.
Let’s go to Grand Square
12. What about that announcement ?
a) Grand Square happiness b)Vacation happiness
c) Vacation at the Grand Square discount 15% d) The Grand Square is dirty
Answer: c) Vacation at the Grand Square discount 15%
13. Whom discount gived ?
a) a worker b) a guest c) a dancer d) 10 person which come beginning
Answer: d) 10 person which come beginning
14. Which is not true about Grand Square ?
a) The Grand Square is very borred b) The Grand Square is happiness
c) The Grand Square give discount
d) Which gived discount is 10 person come beginning
Answer: a) The Grand Square is very borred
15. Would you mind …. A little bil longer for the chef to prepare the food ?
a) to waiting b) waited c) waiting d) wait
Answer: c) waiting
1. Receptionist : Good Morning, Tangkuban Hotel. May I help you
A
Guest : Good Morning, I reserve a single room, please.
B
Receptionist: When would it be ?
C
Guest : From July to July, 10
D
Answer: c) would
2. Andi : Do you know the man whom will lead the marketing department ?
A B C
Doni : Sure, she is Ms. Janet from Surya Kencana, Co.
D
Answer: b) whom
3. My house has lovely garden who I bought last month
A B C D
Answer: b) who
4. The man whom is wearing a blue the is a bank manager.
A B C D
Answer : b) whom
5. Tia is older as Mawar home’s
A B C D
Answer: c) as
6. Siti is the younger than Lita
A B C D
Answer: b) the
7. I is going to watch the news. (future tense)
A B C D
Answer : a) is = am
8. Would you like to coming to my birthday party?
A B C D
Answer: c) coming
9. She sweeps the floor yesterday Simple Present Tense)
A B C D
Answer : yesterday = every day
10. The sun sets in the east ( Simple Present Tense)
A B C D
Answer : the east = the west
Rabu, 12 Januari 2011
Semarak Piala AFF 2010
SEMARAK PIALA AFF 2010
Piala AFF 2010 kembali digelar dan pada kejuaraan ini Indonesia menjadi tuan rumah untuk kesekian kalinya. Dan dngan digelarnya kembali Piala AFF tahun ini kesemarakan pun terasa begitu meriah dan ramai. Bkan hanya di Negara Indonesia saja kesemarakan Piala AFF terasa tapi di setiap Negara yg mengikuti kompetisa yg inipun begitu menyambut dan ikut memeriahkan pagelaran sepakbola antar negar yg berada dibelahan benua asia.
Sejak pertandingan pertama dimulaik kemeriahan pun begitu lebih terasa dan begitu meriah sekali tidak hanya di tempat berlangsungnya pertandingan tapi kemeriahan pun terjadi sampai keplosok negri dan yg memeriahkan pun bukan hanya orang dewasa mulai dari anak2 sampai orng dewasa tak hanya peria melainkan perempuanpun ikut memeriahkan Piala AFF.
Pertandingan pertama Piala AFF pun dimulai dan pada saat itu Indonesia berhadapan dengan Negara tetangga yaitu Negara Malaysia.pertandingan tersebut sangat meriah dan menguras tenaga dan fikiran para pemain gol-gol yg indah dan fantasticpun tercipta pada awalnya Indonesia kebobolan dengan gol indah dari pmain Malaysia namun tanpa perlu waktu lama Indonesia bias menyamakan skor dan dengan sisa-sisa waktu yang tesedia inddonesia bias menambah gol kegawang lawan dan akhirnya Indonesia menaklukan lawan dengan skor telak yakni 5-1 untuk Indonesia.
Stelah pertandingan perttama sang garuda mesti menghadapi lawan-lawan tangguh lainya dan selang beberapa hari dari pertandingan pertama sanggaruda harus bertandingan untuk melawan musuh lain yang sudah menanti untuk bertanding. Hari pertandinganpun tiba dan kesemarakan pertandingn dimulai dan sorak soray pendukung sanggaruda begitu semarak dan ramai. Peluit pertandingan tanda permainan dimulai dan kesemarakan makin bertambah. Menit demi menit berlalu dan setelah lwati tiap menit dan akhirnya gol tercipta dan dengan terciptanya gol pertama sanggaruda semakin bersemangat untuk menambah pundi-pundi gol dari kaki sang pemain.hingga pada akhirnya indonesi menaklukan lawan dengan sekor 6 – 0.
Kembali Indonesia memenangkan pertandingan yang sangat sengit dan seru. Putaran pertama tinggal 1 x pertandingan dan Indonesia atau sang garuda berhadapan dengan Negara Thailand yang merupakan juara bertahan piala AFF beberapa tahun lalu. Pertandingan kembali digelar dan Indonesia bermain sbagai tuan rumah dan itu merupakan keberuntungan bagi sang garuda karna supporter merupakan pemain ke 12 yang bias meningkatkan semangat para pemain indonesi.
Peluit tanda pertandingn ditiup pertempuran dimulai dan para punggawa sang garuda mulai berjuang untuk meraih kmenangan dan pada putaran 45 menit pertama indonesi mampu mencuri angka dari sang lawan namun sbelum 45 menit pertama usai lawan dapat menyamakan sekor dan peluit tanda pertandingn babak pertama usai dibunyikan oleh wasit. Para pemain memasuki tempat beristirahat dan mereka mulai untuk menyusun setrtegi. 5 menit telah usai dan babak ke 2 dan pertandingan dimulai kembali pertarungan sengit terjadi hingga akhirnya indonesi dapat menambah angka dan sekor menjadi 2 – 1 sekorpun bertahan hingga pertandingn usai dan kembali indonesi memenangkan prtandingn untuk yg ke 3x nya. Dengan kemenangan ini sang garuda melaju ke babak selanjutnya.
Sorak soray para supporter sang garuda semakin bertambah riang dan kencang karna sang garuda lanjut ke babak selanjutnya . dan demi mencapai kemenangan dan menggapai mimpi sang garuda para punggawa sanggaruda berlatih dengan giat hingga pada akhirnya jadwal pertandingan tiba dan dipertandingan ini sanggaruda berhadapan dengan Negara yang memiliki sejarah sepak bola masih di bawah indonesi namun untuk mencapai kmenangan indonesi bekerja keras dan dengan semangat dan dukungan dari para supporter Indonesia akhirnya memenangkan pertandingan tersebut dan melaju ke babak final.
Kemeriahan semakin terasa karna Indonesia melju ke babak final dan hari yang ditunggu – tunggu tiba dan di final indonesia kembali dihadapkan dengan Negara Indonesia dan pertandingan final pertama digelar di Negara Malaysia dan sanggaruda sulit untuk mengepakan sayapnya karna bertanding di kandang lawan merupakan banyak sekali tekanan dan hasil akhir Indonesia kalah dengan sekor 3 – 0 untuk Malaysia. Selesai pertandingan final pertama Indonesia memiliki cukup waktu untuk menyusun strategi dan meningkatkan mental para punggawa sang garuda.
Hari pertandingan final piala AFF yg kedua digelar dan diselenggarakan di indonesi ini merupakan keberuntungan bagi sanggaruda pada saat pertandingn dimulai sanggaruda terus menekan sang lawan dan dengan usaha yang keras akhirnya Indonesia menang dengan sekor 2 – 1 namun dengan kemenangan itu Indonesia belum bias menjadi juara karena masih kalah dalam agregat.
Piala AFF tahun 2010 masih belum bias direbut oleh sanggaruda dan untuk itu sanggaruda harus lebih banyak belatih untuk mengasah sekil dan kemampuan pisik timnas. Smoga dipiala AFF yang akan dating sanggaruda bias mengepakan sayapnya hingga ke ujung langit dan jadi juara di ASIA.
Piala AFF 2010 kembali digelar dan pada kejuaraan ini Indonesia menjadi tuan rumah untuk kesekian kalinya. Dan dngan digelarnya kembali Piala AFF tahun ini kesemarakan pun terasa begitu meriah dan ramai. Bkan hanya di Negara Indonesia saja kesemarakan Piala AFF terasa tapi di setiap Negara yg mengikuti kompetisa yg inipun begitu menyambut dan ikut memeriahkan pagelaran sepakbola antar negar yg berada dibelahan benua asia.
Sejak pertandingan pertama dimulaik kemeriahan pun begitu lebih terasa dan begitu meriah sekali tidak hanya di tempat berlangsungnya pertandingan tapi kemeriahan pun terjadi sampai keplosok negri dan yg memeriahkan pun bukan hanya orang dewasa mulai dari anak2 sampai orng dewasa tak hanya peria melainkan perempuanpun ikut memeriahkan Piala AFF.
Pertandingan pertama Piala AFF pun dimulai dan pada saat itu Indonesia berhadapan dengan Negara tetangga yaitu Negara Malaysia.pertandingan tersebut sangat meriah dan menguras tenaga dan fikiran para pemain gol-gol yg indah dan fantasticpun tercipta pada awalnya Indonesia kebobolan dengan gol indah dari pmain Malaysia namun tanpa perlu waktu lama Indonesia bias menyamakan skor dan dengan sisa-sisa waktu yang tesedia inddonesia bias menambah gol kegawang lawan dan akhirnya Indonesia menaklukan lawan dengan skor telak yakni 5-1 untuk Indonesia.
Stelah pertandingan perttama sang garuda mesti menghadapi lawan-lawan tangguh lainya dan selang beberapa hari dari pertandingan pertama sanggaruda harus bertandingan untuk melawan musuh lain yang sudah menanti untuk bertanding. Hari pertandinganpun tiba dan kesemarakan pertandingn dimulai dan sorak soray pendukung sanggaruda begitu semarak dan ramai. Peluit pertandingan tanda permainan dimulai dan kesemarakan makin bertambah. Menit demi menit berlalu dan setelah lwati tiap menit dan akhirnya gol tercipta dan dengan terciptanya gol pertama sanggaruda semakin bersemangat untuk menambah pundi-pundi gol dari kaki sang pemain.hingga pada akhirnya indonesi menaklukan lawan dengan sekor 6 – 0.
Kembali Indonesia memenangkan pertandingan yang sangat sengit dan seru. Putaran pertama tinggal 1 x pertandingan dan Indonesia atau sang garuda berhadapan dengan Negara Thailand yang merupakan juara bertahan piala AFF beberapa tahun lalu. Pertandingan kembali digelar dan Indonesia bermain sbagai tuan rumah dan itu merupakan keberuntungan bagi sang garuda karna supporter merupakan pemain ke 12 yang bias meningkatkan semangat para pemain indonesi.
Peluit tanda pertandingn ditiup pertempuran dimulai dan para punggawa sang garuda mulai berjuang untuk meraih kmenangan dan pada putaran 45 menit pertama indonesi mampu mencuri angka dari sang lawan namun sbelum 45 menit pertama usai lawan dapat menyamakan sekor dan peluit tanda pertandingn babak pertama usai dibunyikan oleh wasit. Para pemain memasuki tempat beristirahat dan mereka mulai untuk menyusun setrtegi. 5 menit telah usai dan babak ke 2 dan pertandingan dimulai kembali pertarungan sengit terjadi hingga akhirnya indonesi dapat menambah angka dan sekor menjadi 2 – 1 sekorpun bertahan hingga pertandingn usai dan kembali indonesi memenangkan prtandingn untuk yg ke 3x nya. Dengan kemenangan ini sang garuda melaju ke babak selanjutnya.
Sorak soray para supporter sang garuda semakin bertambah riang dan kencang karna sang garuda lanjut ke babak selanjutnya . dan demi mencapai kemenangan dan menggapai mimpi sang garuda para punggawa sanggaruda berlatih dengan giat hingga pada akhirnya jadwal pertandingan tiba dan dipertandingan ini sanggaruda berhadapan dengan Negara yang memiliki sejarah sepak bola masih di bawah indonesi namun untuk mencapai kmenangan indonesi bekerja keras dan dengan semangat dan dukungan dari para supporter Indonesia akhirnya memenangkan pertandingan tersebut dan melaju ke babak final.
Kemeriahan semakin terasa karna Indonesia melju ke babak final dan hari yang ditunggu – tunggu tiba dan di final indonesia kembali dihadapkan dengan Negara Indonesia dan pertandingan final pertama digelar di Negara Malaysia dan sanggaruda sulit untuk mengepakan sayapnya karna bertanding di kandang lawan merupakan banyak sekali tekanan dan hasil akhir Indonesia kalah dengan sekor 3 – 0 untuk Malaysia. Selesai pertandingan final pertama Indonesia memiliki cukup waktu untuk menyusun strategi dan meningkatkan mental para punggawa sang garuda.
Hari pertandingan final piala AFF yg kedua digelar dan diselenggarakan di indonesi ini merupakan keberuntungan bagi sanggaruda pada saat pertandingn dimulai sanggaruda terus menekan sang lawan dan dengan usaha yang keras akhirnya Indonesia menang dengan sekor 2 – 1 namun dengan kemenangan itu Indonesia belum bias menjadi juara karena masih kalah dalam agregat.
Piala AFF tahun 2010 masih belum bias direbut oleh sanggaruda dan untuk itu sanggaruda harus lebih banyak belatih untuk mengasah sekil dan kemampuan pisik timnas. Smoga dipiala AFF yang akan dating sanggaruda bias mengepakan sayapnya hingga ke ujung langit dan jadi juara di ASIA.
Rabu, 15 Desember 2010
Cerpen “Gaul…Why Not”
“ Ma.., aku berangkat ke kampus dulu ya!” teriakku saat menuruni anak tangga.”Kamu gak sarapan dulu sayang?” tanya mama.”Gak ah ma telat ni hari pertama di kampus.Daah mama” sambil aku berlari ke arah perempatan tempat aku biasa ngetem angkot.
Oh ya sebelumnya perkenalkan namaku Sesilia Prawinegara.Aku biasa di panggil dengan nama sesil.Aku tinggal di kehidupan yang berada.Papa ku’ Rendy Prawiranegara ‘bekerja di salah satu organisasi yang terkenal di dunia yaitu PBB. Sedangkan mama ku’ Ranti Prawiranegara’ menjadi orang terpandang di komplek karena kesibukannya bersama ibu-ibu komplek.Oh ya waktu aku SMA aku di sekolahkan di pondok pesantren di Surabaya.Jadi aku tidak terlalu mengenal dunia luar.Dan semenjak pindah di Jakarta aku melepaskan atribut kerudungku.
“ Hey,nama kamu siapa? Tanya seorang perempuan di belakangku.”hey juga, Nama ku Sesil” aku berbalik ke belakang sambil menjabat tanganku.” Aku Lifa mahasisiwi baru di kampus ini juga”jawabnya. “ owh kita 1 angkatan ya,1 jurusan dan 1 kelas” kataku sambil tertawa berbarengangan dengan teman baruku.Semenjak itu aku semakin dekat dengan Lifa ke kantin selalu bareng ke toilet pun Lifa selalu minta di anter sama aku,sampai-sampai kita di panggil adik kaka sama teman sekelas kita.Oh iya Lifa mempunyai wajah yang cukup menarik loh karena dia blasteran Betawi-Belanda.Aku juga gak kalah menarik dari dia loh karena kata mama aku punya wajah yang cantik.
Pukul 08.00 pagi mata kuliah Sosiologi
“Selamat pagi anak-anak”. “Pagi bu” jawab kami sekelas.” Hari ini Ibu akan membahas tentang Remaja Urban.Ada yang bisa bantu ibu,apa itu Remaja Urban?”
Saat itu juga sekelas langsung seperti pasar,karena gak ada yang mau kalah buat dapetin nilai tambahan.Lifa pun gak mau kalah ia mengangkat tangan setinggi-tingginya agar dapat di lihat oleh dosen.”Ssst..diam satu-satu anak-anak.Ya Adi,apa jawaban kamu?” “Remaja Urban menurut saya remaja yang pindah-pindah bu” celotehnya.”hahahaha…” teman sekelas ku tertawa mendengar adi yang mulai dengan kebiasaanya susah untuk di ajak serius. Saat itu juga sekelas berubah menjadi pasar karena banyolan Adi.Ibu Erna hanya menggeleng kepala.”Begini anak-anak Remaja Urban adalah remaja yang , identik dengan biaya hidup yang umumnya diluar batas kemampuan, dan berdampak pada tindakan kekerasan yang meningkat. Dan Menurut ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia dengan gaya hidup urban, para remaja tertantang untuk berpacu dengan waktu, mengejar target tertentu, memenangkan kompetisi yang sangat kuat, bahkan terkadang mengkesampingkan pertimbangan moral, dan terus-menerus dicekam kecemasan” tutur Bu Erna dengan penjelasannya yang rumit.Aku sendiri hanya mengangguk mendengar hal itu karena aku sendiri belum jelas maksud dari penjelasan itu.Aku mau bertanya tapi malu takut di sorakin teman sekelas dan itulah kebiasaan mahasiswa tidak akan bertanya sebelum di tanya sama seperti aku.
Pukul 12.00 di Kantin
Saat istirahat di kantin aku bertanya lagi dengan Lifa maksud dari penjelasan Bu Erna tadi saat di kelas.”Lif,aku mau Tanya dung maksudnya tadi Bu Erna tentang Remaja Urban apa sih?”. “Duh,memangnya kamu gak tau remaja urban itu kayak apa sil!” Tanya Lifa,sambil menggeleng kepala aku jawab “ Gak..”.”ya ampun sesil sayang,mangkanya kamu tuh orang tua boleh kaya tapi masa anaknya berangkat ke kampus aja di anter supir angkot,megangnya hendphone rumah lagi” ejek Lifa sambil tertawa.Memang benar apa yang Lifa katakana,tapi aku begini juga karena aku selama 3 tahun di pondokkan oleh orang tuaku jadi aku merasa asing dengan dunia yang sekarang.Peraturan di Pondok Pesantren lebih ketat dari yang kalian bayangkan.Ternyata daritadi aku melamun,Lifa membuyarkan lamunanku.”Sesil kamu itu anak orang kaya apalagi kamu dah dewasa sekarang dah masuk dunia kampus lagi jangan sia-sia kan masa muda kamu.Tar keburu tua loh” goda Lifa.
Pukul 20.00 di Rumah
Saat di kamar aku melamun memikirkan semua perkataan Lifa tadi siang.Ada benarnya juga fikirku,mama dan papa memang udah keterlaluan mendidik aku jadi mahasiswi yang gak gaul.“Ma..Pah,aku mau minta sesuatu boleh gak ma” rengekku seperti anak kecil.”mau minta apa sayang” jawab mama.Tiba-tiba saja seperti setan yang sudah merasuk fikiranku aku berusaha meminta semua yang selama ini tidak aku dapatkan.”Ma..pah aku kan dah besar sekarang aku gak mau di ejek kampungan karna aku gak punya Handphone,apalagi aku tinggal di lingkungan kampus yang mementingkan gaya ma..pa?” Mama dan papa terkejut mendengar perkataan aku.Aku berusaha melanjutkan lagi semua yang aku mau.”Aku juga mau Ma kalau aku ke kampus bawa mobil,masa aku daridulu sampai sekarang di antar supir angkot,sampai bosen aku liat supirnya.” pintaku.”Sayang,mama dan papa melakukan ini semua karena mama gak mau kamu terjebak Pergaulan Bebas nak,jadi anak yang membangkang pula.” Mama menasehatiku.”iya papa dan mama melakukan ini karena papa dan mama sayang sama kamu bukan karena tega” papa pun gak mau kalah.Dengan jurus seperti anak kecil yang merengek karena tidak di penuhi permintaanya aku mulai menangis sekencang-kencangnya.Yes akhirnya mama dan papa tidak tega melihat ku menangis,permintaan ku pun di kabulkan.”Tapi ingat ya sesil jangan terpengaruh pergaulan jaman sekarang.Selalu ingat dengan Sholat kamu,ya Nak.” Nasihat mama.”Oke,Bos!” jawabku sambil tersenyum lebar.
Ke esokan paginya,saat di Kampus.
“Tin..tin..tin” suara klakson BMW berwarna merah bertuliskan B 0109.”Hey,Lif lihat dong aku bawa mobil sekarang dan aku megang HP keluaran terbaru lagi.” Aku memperlihatkan semua barang baru yang aku miliki dan pastinya membuat iri semua yang melihat terutama Lifa seorang yang melihatku.”wuih,gak nyangka sekarang seorang Upik Abu berubah menjadi Cinderella”.ejek Lifa yang sedang iri melihatku.”Tar malem kita jalan yuk,aku yang bayarin deh” ajak Lifa.”Oke,siapa takut” aku menuruti ajakan Lifa.
Tepat pukul 09.00 malem aku memarkirkan mobilku di depan tempat yang sangat asing bagiku.oh ya Aku bisa keluar malam begini karena kebetualan orangtua ku sedang tidak ada di rumah,jadi ini kesempatan aku menikmati kebebasanku.Tapi aku penasaran tempat apa ini,”Lif,ini tempat apa sih kok rame begini,musiknya juga ker basanget”.”Ini namanya Diskotik,tempat orang dugem” bisik Lifa di telingaku mungkin karena musik yang terlalu kencang.”Dahlah,kita enjoy sekarang daripada pusing mikirin tugas-tugas kuliah” Lifa menambahkan. Tak terasa lama kelamaan aku mulai mengikuti alunan musik dan berjoget mengikuti irama,aku pun mulai mengenal apa itu minuman alkohol sampai pemandangan yang tidak lazim pun aku menikmatinya.
Seiring berjalanya waktu aku dan Lifa sering menghabiskan waktu bersama Shopping bareng menghabiskan kartu kredit yang hampir Limit,ke Diskotik menggaet cowok-cowok yang sedang kesepian.Inilah dunia yang tidak pernah aku nikmati selama masa SMA.” Aku Bebas…hahaha,aku menikmati dunia ini” teriak ku.
Pukul 02.00 pagi di rumah
“ Lifa,apa-apaan kamu ini pakaian kamu minim sekali,bau apa ini” mama mendekatiku sambil mencium aroma bau mulutku.”apa sih ma berisik aja deh aku pusing ni ma” ternyata mama dari tadi menunggu aku pulang dari diskotik.”kenapa kamu jadi begini nak,kamu keluaran dari pondok harusnya kamu mengerti mana yang baik dan gak.bukanya jadi semakin liar dengan kamu bebas bergaul dan pergi ke tempat yang kamu suka” mama mulai menangis melihat keadaan aku yang seperti ini.” Ada apa ini Ma?” “Plak..apa yang sudah kamu perbuat sesil” Papa menamparku.”Papa,mendidik kamu bukan untuk jadi anak yang seperti ini,kamu habis ke Diskotik?” Tanya papa.”i..iiya pa” jawabku terbata bata.”Plak” satu tamparan lagi mendarat di pipiku.”Papa sudah tidak tahan melihat kamu begini,papa akan kembalikan kamu ke Pondok Pesantren” teriak papa yang mulai habis kesabaran.Aku berlutut di kaki papa dan memohon” Jangan pa,jangan di pesantren Lagi ampun pa” hiks..aku menangis,mama yang melihat ku hanya terdiam dan menangis karena kelakuan ku yang sudah kelewatan.”ma…hiks bantu aku ma,aku gak mau di pesantren lagi.Aku melakukan ini karena aku sering di ejek sama temanku karena aku anak yang kurang bergaul.”aku kembali memohon.”papa akan mengurung kamu selama 1 minggu,tidak boleh keluar kemanapun atau pergi ke kampus” teriak papa.
Semenjak saat itu aku di kurung bagaikan tahanan yang berada di dalam sel,akupun tidak boleh pergi ke kampus,tidak di pegangi handphone lagi dan hanya melihat televise setiap hari.”Astagfirullahalaadzim,Lifa” aku tercengang saat melihat layar telivisi kabar berita “Penggrebekan di salah satu Diskotik”di antara puluhan orang aku melihat Lifa.Ternyata Lifa ikut di grebek karena dia kedapatan membawa Pil ekstasi.Aku menangis membayangkan kalau saja malam itu aku tidak di marahi mama dan papa mungkin aku akan menjadi salah satunya di kantor polisi itu.Ternyata menjadi remaja yang gaul pun kalau salah melangkah akan berdampak buruk bagiku.Aku kembali teringat apa yang mama dan papa selama ini katakan kepadaku.”Hiks…hiks” aku menyesal ma,pa.”Aku tidak akan lagi mengulangi kesalahan ini untuk ke 2 kalinya,dan aku tidak akan terpengaruh lagi meskipun aku di panggil anak yang kurang gaul atau apapunlah.Setelah ini aku ingin meminta maaf kepada mama dan papa.
Oh ya sebelumnya perkenalkan namaku Sesilia Prawinegara.Aku biasa di panggil dengan nama sesil.Aku tinggal di kehidupan yang berada.Papa ku’ Rendy Prawiranegara ‘bekerja di salah satu organisasi yang terkenal di dunia yaitu PBB. Sedangkan mama ku’ Ranti Prawiranegara’ menjadi orang terpandang di komplek karena kesibukannya bersama ibu-ibu komplek.Oh ya waktu aku SMA aku di sekolahkan di pondok pesantren di Surabaya.Jadi aku tidak terlalu mengenal dunia luar.Dan semenjak pindah di Jakarta aku melepaskan atribut kerudungku.
“ Hey,nama kamu siapa? Tanya seorang perempuan di belakangku.”hey juga, Nama ku Sesil” aku berbalik ke belakang sambil menjabat tanganku.” Aku Lifa mahasisiwi baru di kampus ini juga”jawabnya. “ owh kita 1 angkatan ya,1 jurusan dan 1 kelas” kataku sambil tertawa berbarengangan dengan teman baruku.Semenjak itu aku semakin dekat dengan Lifa ke kantin selalu bareng ke toilet pun Lifa selalu minta di anter sama aku,sampai-sampai kita di panggil adik kaka sama teman sekelas kita.Oh iya Lifa mempunyai wajah yang cukup menarik loh karena dia blasteran Betawi-Belanda.Aku juga gak kalah menarik dari dia loh karena kata mama aku punya wajah yang cantik.
Pukul 08.00 pagi mata kuliah Sosiologi
“Selamat pagi anak-anak”. “Pagi bu” jawab kami sekelas.” Hari ini Ibu akan membahas tentang Remaja Urban.Ada yang bisa bantu ibu,apa itu Remaja Urban?”
Saat itu juga sekelas langsung seperti pasar,karena gak ada yang mau kalah buat dapetin nilai tambahan.Lifa pun gak mau kalah ia mengangkat tangan setinggi-tingginya agar dapat di lihat oleh dosen.”Ssst..diam satu-satu anak-anak.Ya Adi,apa jawaban kamu?” “Remaja Urban menurut saya remaja yang pindah-pindah bu” celotehnya.”hahahaha…” teman sekelas ku tertawa mendengar adi yang mulai dengan kebiasaanya susah untuk di ajak serius. Saat itu juga sekelas berubah menjadi pasar karena banyolan Adi.Ibu Erna hanya menggeleng kepala.”Begini anak-anak Remaja Urban adalah remaja yang , identik dengan biaya hidup yang umumnya diluar batas kemampuan, dan berdampak pada tindakan kekerasan yang meningkat. Dan Menurut ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia dengan gaya hidup urban, para remaja tertantang untuk berpacu dengan waktu, mengejar target tertentu, memenangkan kompetisi yang sangat kuat, bahkan terkadang mengkesampingkan pertimbangan moral, dan terus-menerus dicekam kecemasan” tutur Bu Erna dengan penjelasannya yang rumit.Aku sendiri hanya mengangguk mendengar hal itu karena aku sendiri belum jelas maksud dari penjelasan itu.Aku mau bertanya tapi malu takut di sorakin teman sekelas dan itulah kebiasaan mahasiswa tidak akan bertanya sebelum di tanya sama seperti aku.
Pukul 12.00 di Kantin
Saat istirahat di kantin aku bertanya lagi dengan Lifa maksud dari penjelasan Bu Erna tadi saat di kelas.”Lif,aku mau Tanya dung maksudnya tadi Bu Erna tentang Remaja Urban apa sih?”. “Duh,memangnya kamu gak tau remaja urban itu kayak apa sil!” Tanya Lifa,sambil menggeleng kepala aku jawab “ Gak..”.”ya ampun sesil sayang,mangkanya kamu tuh orang tua boleh kaya tapi masa anaknya berangkat ke kampus aja di anter supir angkot,megangnya hendphone rumah lagi” ejek Lifa sambil tertawa.Memang benar apa yang Lifa katakana,tapi aku begini juga karena aku selama 3 tahun di pondokkan oleh orang tuaku jadi aku merasa asing dengan dunia yang sekarang.Peraturan di Pondok Pesantren lebih ketat dari yang kalian bayangkan.Ternyata daritadi aku melamun,Lifa membuyarkan lamunanku.”Sesil kamu itu anak orang kaya apalagi kamu dah dewasa sekarang dah masuk dunia kampus lagi jangan sia-sia kan masa muda kamu.Tar keburu tua loh” goda Lifa.
Pukul 20.00 di Rumah
Saat di kamar aku melamun memikirkan semua perkataan Lifa tadi siang.Ada benarnya juga fikirku,mama dan papa memang udah keterlaluan mendidik aku jadi mahasiswi yang gak gaul.“Ma..Pah,aku mau minta sesuatu boleh gak ma” rengekku seperti anak kecil.”mau minta apa sayang” jawab mama.Tiba-tiba saja seperti setan yang sudah merasuk fikiranku aku berusaha meminta semua yang selama ini tidak aku dapatkan.”Ma..pah aku kan dah besar sekarang aku gak mau di ejek kampungan karna aku gak punya Handphone,apalagi aku tinggal di lingkungan kampus yang mementingkan gaya ma..pa?” Mama dan papa terkejut mendengar perkataan aku.Aku berusaha melanjutkan lagi semua yang aku mau.”Aku juga mau Ma kalau aku ke kampus bawa mobil,masa aku daridulu sampai sekarang di antar supir angkot,sampai bosen aku liat supirnya.” pintaku.”Sayang,mama dan papa melakukan ini semua karena mama gak mau kamu terjebak Pergaulan Bebas nak,jadi anak yang membangkang pula.” Mama menasehatiku.”iya papa dan mama melakukan ini karena papa dan mama sayang sama kamu bukan karena tega” papa pun gak mau kalah.Dengan jurus seperti anak kecil yang merengek karena tidak di penuhi permintaanya aku mulai menangis sekencang-kencangnya.Yes akhirnya mama dan papa tidak tega melihat ku menangis,permintaan ku pun di kabulkan.”Tapi ingat ya sesil jangan terpengaruh pergaulan jaman sekarang.Selalu ingat dengan Sholat kamu,ya Nak.” Nasihat mama.”Oke,Bos!” jawabku sambil tersenyum lebar.
Ke esokan paginya,saat di Kampus.
“Tin..tin..tin” suara klakson BMW berwarna merah bertuliskan B 0109.”Hey,Lif lihat dong aku bawa mobil sekarang dan aku megang HP keluaran terbaru lagi.” Aku memperlihatkan semua barang baru yang aku miliki dan pastinya membuat iri semua yang melihat terutama Lifa seorang yang melihatku.”wuih,gak nyangka sekarang seorang Upik Abu berubah menjadi Cinderella”.ejek Lifa yang sedang iri melihatku.”Tar malem kita jalan yuk,aku yang bayarin deh” ajak Lifa.”Oke,siapa takut” aku menuruti ajakan Lifa.
Tepat pukul 09.00 malem aku memarkirkan mobilku di depan tempat yang sangat asing bagiku.oh ya Aku bisa keluar malam begini karena kebetualan orangtua ku sedang tidak ada di rumah,jadi ini kesempatan aku menikmati kebebasanku.Tapi aku penasaran tempat apa ini,”Lif,ini tempat apa sih kok rame begini,musiknya juga ker basanget”.”Ini namanya Diskotik,tempat orang dugem” bisik Lifa di telingaku mungkin karena musik yang terlalu kencang.”Dahlah,kita enjoy sekarang daripada pusing mikirin tugas-tugas kuliah” Lifa menambahkan. Tak terasa lama kelamaan aku mulai mengikuti alunan musik dan berjoget mengikuti irama,aku pun mulai mengenal apa itu minuman alkohol sampai pemandangan yang tidak lazim pun aku menikmatinya.
Seiring berjalanya waktu aku dan Lifa sering menghabiskan waktu bersama Shopping bareng menghabiskan kartu kredit yang hampir Limit,ke Diskotik menggaet cowok-cowok yang sedang kesepian.Inilah dunia yang tidak pernah aku nikmati selama masa SMA.” Aku Bebas…hahaha,aku menikmati dunia ini” teriak ku.
Pukul 02.00 pagi di rumah
“ Lifa,apa-apaan kamu ini pakaian kamu minim sekali,bau apa ini” mama mendekatiku sambil mencium aroma bau mulutku.”apa sih ma berisik aja deh aku pusing ni ma” ternyata mama dari tadi menunggu aku pulang dari diskotik.”kenapa kamu jadi begini nak,kamu keluaran dari pondok harusnya kamu mengerti mana yang baik dan gak.bukanya jadi semakin liar dengan kamu bebas bergaul dan pergi ke tempat yang kamu suka” mama mulai menangis melihat keadaan aku yang seperti ini.” Ada apa ini Ma?” “Plak..apa yang sudah kamu perbuat sesil” Papa menamparku.”Papa,mendidik kamu bukan untuk jadi anak yang seperti ini,kamu habis ke Diskotik?” Tanya papa.”i..iiya pa” jawabku terbata bata.”Plak” satu tamparan lagi mendarat di pipiku.”Papa sudah tidak tahan melihat kamu begini,papa akan kembalikan kamu ke Pondok Pesantren” teriak papa yang mulai habis kesabaran.Aku berlutut di kaki papa dan memohon” Jangan pa,jangan di pesantren Lagi ampun pa” hiks..aku menangis,mama yang melihat ku hanya terdiam dan menangis karena kelakuan ku yang sudah kelewatan.”ma…hiks bantu aku ma,aku gak mau di pesantren lagi.Aku melakukan ini karena aku sering di ejek sama temanku karena aku anak yang kurang bergaul.”aku kembali memohon.”papa akan mengurung kamu selama 1 minggu,tidak boleh keluar kemanapun atau pergi ke kampus” teriak papa.
Semenjak saat itu aku di kurung bagaikan tahanan yang berada di dalam sel,akupun tidak boleh pergi ke kampus,tidak di pegangi handphone lagi dan hanya melihat televise setiap hari.”Astagfirullahalaadzim,Lifa” aku tercengang saat melihat layar telivisi kabar berita “Penggrebekan di salah satu Diskotik”di antara puluhan orang aku melihat Lifa.Ternyata Lifa ikut di grebek karena dia kedapatan membawa Pil ekstasi.Aku menangis membayangkan kalau saja malam itu aku tidak di marahi mama dan papa mungkin aku akan menjadi salah satunya di kantor polisi itu.Ternyata menjadi remaja yang gaul pun kalau salah melangkah akan berdampak buruk bagiku.Aku kembali teringat apa yang mama dan papa selama ini katakan kepadaku.”Hiks…hiks” aku menyesal ma,pa.”Aku tidak akan lagi mengulangi kesalahan ini untuk ke 2 kalinya,dan aku tidak akan terpengaruh lagi meskipun aku di panggil anak yang kurang gaul atau apapunlah.Setelah ini aku ingin meminta maaf kepada mama dan papa.
Selasa, 07 Desember 2010
Melly Goeslaw – Kembalikan Lagi Senyumanku
Sekian lama mendung masih disini
Belum permisi tinggalkan pengap didada
Kecewanya hatiku hilangkan relung hati
Hampir saja ku mati mati rasa padamu
Kembalikan lagi senyumku yang manis seperti dulu
Ku rasa kini aku tertahan
Menahan luka yang amat dalam
Kembalikan lagi senyumku aku tak betah begini
Semenjak hati dan jiwa luka
Ku kehilangan senyum
Sekian lama mendung masih disini
Belum permisi tinggalkan pengap didada
Kembalikan lagi senyumku yang manis seperti dulu
Ku rasa kini aku tertahan
Menahan luka yang amat dalam
Kembalikan lagi senyumku aku tak betah begini
Semenjak hati dan jiwa luka
Ku kehilangan senyumku
Kembalikan lagi senyumku aku tak betah begini
Semenjak hati dan jiwa luka
Ku kehilangan senyum
Sabtu, 20 November 2010
Tips for Keeping Food Fitness
Carbohydrates (starches and various types of sugar) is the main energy source for the body, and by choosing a balanced diet high in carbohydrates, you can remain active for longer, train harder, not easily tired after exercise, reduces the risk of injury and become more fit.
In order to implement high-carbohydrate diet is balanced properly, there are ground rules:
1. Eat and enjoy the varied types of food.
2. Eat high-carbohydrate diet
3. Carbohydrates (from the starchy maupun sugar) is the most important energy source for the muscles being worked.
4. The body can store only limited amounts of carbohydrates in the liver and muscles as glycogen.
Each time you exercise, your glycogen reserves will be reduced
Choice of food and snacks should be based on high-carbohydrate foods (cereal, bread, rice, potatoes, pasta).
To avoid fatigue and improve your performance on the activity / sport next session, you should:
1. Carbohydrate-rich snack snacks (plus drinking water) is less than 2 hours prior to exercise, such as cereals, fresh fruit, dried fruit, fruit yogurt, fermented milk drinks, wheat bread or a sandwich.
2. Changing the glycogen reserves with high-carbohydrate foods immediately after exercise (approximately 30-60 minutes)-whether it is directly a big meal or just snacks rich in carbohydrates such as breakfast cereal, bananas, bread, jelly, wafer, cereal, juice, or energy drinks.
3. Select and set the time to eat and drink consumption patterns according to your training. The important thing is to always eat healthy foods high in carbohydrates as a whole, so that food choices should be a practical, comfortable, fun and can be eaten! Try to ask for opinions separate from sports nutritionist about food choices that fit for you.
4. Drinking enough water.
* Dehydration is a major cause of weakness. When you are thirsty, you've experienced mild dehydration, so drink before felt thirsty.
* Drink before, during and immediately after exercise, along with increased secretion of fluid during exercise. Plain water is sufficient, unless you exercise for an hour or more continuously. In such circumstances, isotonic fluid intake would be more appropriate. When the color of your urine darkening, drink more. Try to reach an amount equal to the amount of water drunk by the color more clear.
In order to implement high-carbohydrate diet is balanced properly, there are ground rules:
1. Eat and enjoy the varied types of food.
2. Eat high-carbohydrate diet
3. Carbohydrates (from the starchy maupun sugar) is the most important energy source for the muscles being worked.
4. The body can store only limited amounts of carbohydrates in the liver and muscles as glycogen.
Each time you exercise, your glycogen reserves will be reduced
Choice of food and snacks should be based on high-carbohydrate foods (cereal, bread, rice, potatoes, pasta).
To avoid fatigue and improve your performance on the activity / sport next session, you should:
1. Carbohydrate-rich snack snacks (plus drinking water) is less than 2 hours prior to exercise, such as cereals, fresh fruit, dried fruit, fruit yogurt, fermented milk drinks, wheat bread or a sandwich.
2. Changing the glycogen reserves with high-carbohydrate foods immediately after exercise (approximately 30-60 minutes)-whether it is directly a big meal or just snacks rich in carbohydrates such as breakfast cereal, bananas, bread, jelly, wafer, cereal, juice, or energy drinks.
3. Select and set the time to eat and drink consumption patterns according to your training. The important thing is to always eat healthy foods high in carbohydrates as a whole, so that food choices should be a practical, comfortable, fun and can be eaten! Try to ask for opinions separate from sports nutritionist about food choices that fit for you.
4. Drinking enough water.
* Dehydration is a major cause of weakness. When you are thirsty, you've experienced mild dehydration, so drink before felt thirsty.
* Drink before, during and immediately after exercise, along with increased secretion of fluid during exercise. Plain water is sufficient, unless you exercise for an hour or more continuously. In such circumstances, isotonic fluid intake would be more appropriate. When the color of your urine darkening, drink more. Try to reach an amount equal to the amount of water drunk by the color more clear.
Tips for Keeping Food Fitness
Carbohydrates (starches and various types of sugar) is the main energy source for the body, and by choosing a balanced diet high in carbohydrates, you can remain active for longer, train harder, not easily tired after exercise, reduces the risk of injury and become more fit.
In order to implement high-carbohydrate diet is balanced properly, there are ground rules:
1. Eat and enjoy the varied types of food.
2. Eat high-carbohydrate diet
3. Carbohydrates (from the starchy maupun sugar) is the most important energy source for the muscles being worked.
4. The body can store only limited amounts of carbohydrates in the liver and muscles as glycogen.
Each time you exercise, your glycogen reserves will be reduced
Choice of food and snacks should be based on high-carbohydrate foods (cereal, bread, rice, potatoes, pasta).
To avoid fatigue and improve your performance on the activity / sport next session, you should:
1. Carbohydrate-rich snack snacks (plus drinking water) is less than 2 hours prior to exercise, such as cereals, fresh fruit, dried fruit, fruit yogurt, fermented milk drinks, wheat bread or a sandwich.
2. Changing the glycogen reserves with high-carbohydrate foods immediately after exercise (approximately 30-60 minutes)-whether it is directly a big meal or just snacks rich in carbohydrates such as breakfast cereal, bananas, bread, jelly, wafer, cereal, juice, or energy drinks.
3. Select and set the time to eat and drink consumption patterns according to your training. The important thing is to always eat healthy foods high in carbohydrates as a whole, so that food choices should be a practical, comfortable, fun and can be eaten! Try to ask for opinions separate from sports nutritionist about food choices that fit for you.
4. Drinking enough water.
* Dehydration is a major cause of weakness. When you are thirsty, you've experienced mild dehydration, so drink before felt thirsty.
* Drink before, during and immediately after exercise, along with increased secretion of fluid during exercise. Plain water is sufficient, unless you exercise for an hour or more continuously. In such circumstances, isotonic fluid intake would be more appropriate. When the color of your urine darkening, drink more. Try to reach an amount equal to the amount of water drunk by the color more clear.
In order to implement high-carbohydrate diet is balanced properly, there are ground rules:
1. Eat and enjoy the varied types of food.
2. Eat high-carbohydrate diet
3. Carbohydrates (from the starchy maupun sugar) is the most important energy source for the muscles being worked.
4. The body can store only limited amounts of carbohydrates in the liver and muscles as glycogen.
Each time you exercise, your glycogen reserves will be reduced
Choice of food and snacks should be based on high-carbohydrate foods (cereal, bread, rice, potatoes, pasta).
To avoid fatigue and improve your performance on the activity / sport next session, you should:
1. Carbohydrate-rich snack snacks (plus drinking water) is less than 2 hours prior to exercise, such as cereals, fresh fruit, dried fruit, fruit yogurt, fermented milk drinks, wheat bread or a sandwich.
2. Changing the glycogen reserves with high-carbohydrate foods immediately after exercise (approximately 30-60 minutes)-whether it is directly a big meal or just snacks rich in carbohydrates such as breakfast cereal, bananas, bread, jelly, wafer, cereal, juice, or energy drinks.
3. Select and set the time to eat and drink consumption patterns according to your training. The important thing is to always eat healthy foods high in carbohydrates as a whole, so that food choices should be a practical, comfortable, fun and can be eaten! Try to ask for opinions separate from sports nutritionist about food choices that fit for you.
4. Drinking enough water.
* Dehydration is a major cause of weakness. When you are thirsty, you've experienced mild dehydration, so drink before felt thirsty.
* Drink before, during and immediately after exercise, along with increased secretion of fluid during exercise. Plain water is sufficient, unless you exercise for an hour or more continuously. In such circumstances, isotonic fluid intake would be more appropriate. When the color of your urine darkening, drink more. Try to reach an amount equal to the amount of water drunk by the color more clear.
Healthy Tips for Overcoming Flu, Colds and Influenza
Healthy tips to overcome the flu, colds, influenza is actually easy and cheap. It does not even need to see a doctor if it's not necessary. Because this disease is basically a result of i nfeksi virus (viral infection). Virus infection is self-limiting diseases, which means it can heal itself. With mild effort we can overcome the flu, colds and influenza. How to tips to overcome the flu?
Here are some steps that I did. Lho kok me? yes .. because my last two days, ( health consultation ) lying on bed rest because my body is not able to cope with heavy colds and coughs.
Bed rest, try to break in Temat sleep in peace. Leave for a moment all affairs. focus there is the thought that I must recover from this disease. Thus the body's immune system gets a positive energy of positive thoughts as well.
Drink lots of water. Much as strong as you drink. not only white water course, water can warm tea, lukewarm water,
Take vitamins or other supplements. At the time of the flu, the immune system or decreased immune system, need help from outside. This is the time to drink vitamins or honey and others.
Try to eat a balanced nutrition. Avoid fatty and fried foods.
Pray, pray that the healing was given. By praying to stimulate the immune system to enhance immune immunity.
If the steps to overcome the flu, colds has not been successful so ... go to doctor you. The goal went to the doctor has two purposes, namely
Ascertain whether there is another ride infection. Mean? To ascertain whether pure flu infection or infection of other rides. If it was just the flu, colds, cough is not a problem. the problem is that no co-infection with another, such as URTI, DHF, typhus and others. Because the initial symptoms of the disease like flu symptoms. Medical term, flu-like syndroma. So need careful here.
To get the drugs according to symptoms. As a cure for fever, medicine for nasal congestion, for to mengencer phlegm or mucus, and vitamins
May we all avoid the flu, colds and influenza. Hopefully useful tips to overcome this flu blind fellow bloggers, especially those who like to stay up at night. Always healthy and avoid the flu, colds and influenza.
Here are some steps that I did. Lho kok me? yes .. because my last two days, ( health consultation ) lying on bed rest because my body is not able to cope with heavy colds and coughs.
Bed rest, try to break in Temat sleep in peace. Leave for a moment all affairs. focus there is the thought that I must recover from this disease. Thus the body's immune system gets a positive energy of positive thoughts as well.
Drink lots of water. Much as strong as you drink. not only white water course, water can warm tea, lukewarm water,
Take vitamins or other supplements. At the time of the flu, the immune system or decreased immune system, need help from outside. This is the time to drink vitamins or honey and others.
Try to eat a balanced nutrition. Avoid fatty and fried foods.
Pray, pray that the healing was given. By praying to stimulate the immune system to enhance immune immunity.
If the steps to overcome the flu, colds has not been successful so ... go to doctor you. The goal went to the doctor has two purposes, namely
Ascertain whether there is another ride infection. Mean? To ascertain whether pure flu infection or infection of other rides. If it was just the flu, colds, cough is not a problem. the problem is that no co-infection with another, such as URTI, DHF, typhus and others. Because the initial symptoms of the disease like flu symptoms. Medical term, flu-like syndroma. So need careful here.
To get the drugs according to symptoms. As a cure for fever, medicine for nasal congestion, for to mengencer phlegm or mucus, and vitamins
May we all avoid the flu, colds and influenza. Hopefully useful tips to overcome this flu blind fellow bloggers, especially those who like to stay up at night. Always healthy and avoid the flu, colds and influenza.
Natural Disasters in Indonesia
end of the end of 2010 Indonesia hit by natural disasters that shocked the world this natural disaster occurred on Monday, 25 October 2010, began with an earthquake with a strength of 7.2 Richter scale shook the Mentawai Islands, west sumatra that caused a tsunami that swept across mainland Mentawai archipelago boat to fall apart.
These natural disasters cause hundreds of lives have been lost, homes shattered, and it was abolished due to the tsunami disaster Wasior provide a deep sorrow for the local population in addition to losing the property they must be willing to lose relatives.
natural disasters such as this is not a new natural benana first before the tsunami disaster that occurred in Wasior aceh tsunami ever hit the city that claimed to reach thousands of people, and hundreds were injured.
natural becana like this can not be predicted when it will happen but it would not hurt if we to remain vigilant and maintain our world in order to remain stable.
tsunami which occurred on the islands Wasior or aceh lam and other disasters erupakan a warning to us to be more in love with nature.
These natural disasters cause hundreds of lives have been lost, homes shattered, and it was abolished due to the tsunami disaster Wasior provide a deep sorrow for the local population in addition to losing the property they must be willing to lose relatives.
natural disasters such as this is not a new natural benana first before the tsunami disaster that occurred in Wasior aceh tsunami ever hit the city that claimed to reach thousands of people, and hundreds were injured.
natural becana like this can not be predicted when it will happen but it would not hurt if we to remain vigilant and maintain our world in order to remain stable.
tsunami which occurred on the islands Wasior or aceh lam and other disasters erupakan a warning to us to be more in love with nature.
Rabu, 09 Juni 2010
Proporsal Penelitian
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL Hal
DAFTAR ISI i
1. Identitas Penelitian x
2. Abstrak Rencana Penelitian x
3. Pendahuluan x
4. Tujuan Penelitian x
5. Urgensi Penelitian x
6. Kajian Pustaka x
7. Metode Penelitian x
8. Teknik Pengumpulan Data xx
9. Daftar Pustaka xx
1.3. Subyek Penelitian (contoh)
Subyek utama yang diteliti adalah model kompetensi inti lulusan prodi
manajemen dalam upaya menghasilkan Job Creator di bidang jasa. Penelitian ini bertujuan merancang model kompetensi inti dari lulusan manajemen di wilayah Kota Depok dan Bekasi, dengan demikian maka hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan acuan bagi pengambil kebijakan tingkat Universitas khususnya berkenaan dengan peningkatan soft skill dan hard skill .Pendekatan model penelitian ini akan dilanjutkan dengan rencana tindak sebagai bagian dari penguatan program studi manajemen. Hasil optimal yang diharapkan nantinya dari penelitian ini tidak saja pada pendekatan empiris namun juga meningkatkan motivasi dari lulusan manajemen dalam upaya menghasilkan Job Creator.
Diharapkan dengan terwujudnya Job Creator tersebut dapat memupuk semangat kewirausahaan pada diri lulusan manajemen. Analisis lingkungan berkaitan dengan kompetensi inti lulusan manajemen dilakukan pada dua bulan pertama Analisis ini digunakan untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, kesempatan dan ancaman yang dihadapi lulusan manajemen saat ini dan prediksi masa yang akan datang, dimana kekuatan, kelemahan, kesempatan dan ancaman ini menjadi dasar dalam formulasi strategi usaha dalam meningkatkan motivasi. Bulan berikutnya, dilakukan tahap implementasi strategi yang sudah dirumuskan dalam dua bulan pertama. Analisis dilakukan pada faktor penunjang yang terkait dalam mendukung pengembangan soft skill dan hard skill lulusan manajemen.
Aspek yang diteliti adalah:
• Bagaimana peranan institusi/lembaga pendidikan/program studi yang terkait dalam
pengembangan soft skill dan hard skill lulusan manajemen dilihat dari aspek
manajerial, pendanaan, sumber daya (manusia dan teknologi) sebagai penyedia
informasi yang relevan?.
• Bagaimana strategi yang terbaik bagi lulusan manajemen agar mampu
menghasilkan job Creator melalui model kompetensi inti ?.
Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk merancang model kompetensi inti bagi
lulusan prodi manajemen tujuan khusus menghasilkan Job Creator yang terencana baik
menggunakan rencana tindak.
1.4. Periode Pelaksanaan Penelitian
Penelitian ini akan dilakukan dalam jangka waktu 7 (tujuh) bulan
Bulan
Kegiatan
1. Persiapan implementasi
2. Penyusunan materi /studi pustaka
3 Penetapan metodologi
4. Pengumpulan data
5.Verifikasi data
6. Tahap analisis data
7. Penyusunan skripi
8. Evaluasi /penggandaan laporan
9. Sidang skripsi
1.5. Lokasi Penelitian
Penelitian akan dilaksanakan pada lokasi yang berada di Kota Depok dan Bekasi
(penetapan lokasi dikaitkan dengan penetapan Kota Depok dan Bekasi melalui RPJMD
sebagai kota jasa dan industri)
1.6. Hasil yang diharapkan
Hasil yang diharapkan dari kegiatan penelitian adalah, mengidentifikasi masalah
yang dihadapi lulusan prodi manajemen melalui pengamatan lingkungan bisnis baik
internal dan eksternal, peranan institusi sebagai pengambil kebijakan yang terkait, serta
penyusunan rencana tindak berkenaan dengan penetapan kompetensi inti lulusan
manajemen serta job creator. Selanjutnya adalah merancang model kompetensi inti lulusan
untuk menghasilkan Job Creator di bidang jasa.
Hasil menyeluruh yang diharapakan pada penelitian ini adalah :
(a) Model Kompetensi inti Lulusan Manajemen;
(b) Rencana Tindak berkaitan dengan Job Creator.
2. ABSTRAK RENCANA PENELITIAN
Pengembangan sumber daya manusia berkaitan dengan peningkatan kompetensi,
kompetensi yang dimaksud adalah skill dari lulusan sehingga tidak saja mampu bersaing
namun juga memenangkan persaingan. Untuk itu pendekatan pada kompetensi juga perlu
ditelaah samapai tingkat core competence. Lulusan dimaksud adalah lulusan dari program
studi manajemen. Kondisi persaingan lulusan merebut lapangan kerja hendaknya dapat
disikapi dengan arif, sehingga lulusan tidak saja dapat bekerja sesuai dengan profesinya
tetapi juga mampu menghasilkan Job Creator. Untuk itu penelitian ini akan menelusuri
permasalahan yang ada terkait dengan lulusan prodi manajemen, dan rencana tindak sebagai wujud dari hasil penetapan kompetensi inti dan Job Creator. Tantangan ini menuntut si pencipta kerja atau tenaga kerja mampu melakukan adaptasi dengan baik. Daya adaptasi ini membutuhkan ketrampilan lain selain hardskill yang telah dimiliki antara lain softskill, ICT skill, English skill, dan etika/moral. Skills tersebut bersifat sinergis..
Metode penelitian adalah survei dengan instrumen penelitian kuesioner (sifat
tertutup). Populasi penelitian adalah lulusan prodi manajemen Universitas Gunadarma yang ada wilayah Jakarta, Depok, dan Bekasi. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak. Data yang digunakan adalah data primer. Kelemahan dan keunggulan lulusan prodi manajemen akan dianalisis menggunakan analisis SWOT. Model akan dibangun berdasarkan analisis menggunakan AHP, dan SEM. Perangkat lunak yang digunakan adalah SPSS, AMOS, dan AHP. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan kompetensi lulusan prodi manajemen Universitas Gunadarma, pengembangan manajemen, yang kemudian diharapkan juga dapat diaplikasikan sebagai acuan pengambilan kebijakan tingkat Universitas.
3. Tujuan Penelitian
Penelitian ini direncanakan dilaksanakan dalam beberapa tahap, mulai tahap persiapan
literatur, survey/pengumpulan data, evaluasi dan pengukuran sampel, hingga perumusan
dan pelaporan penelitian. masing-masing tahap merupakan suatu rangkaian proses yang
berkelanjutan. Diharapkan tahap tersebut dapat diselesaikan dalam waktu 7 bulan.
4. Urgensi Penelitian
Peranan lulusan dalam perekonomian Indonesia dapat dilihat dari kedudukannya
pada saat ini dalam dunia usaha. Urata (2000) membagi kedudukan wirausahawan
sebagai berikut:
a. Kedudukan wirausahawan sebagai pemain utama dalam kegiatan ekonomi di
berbagai sektor.
b. Penyedia lapangan kerja terbesar.
c. Pemain penting dalam pengembangan kegiatan ekonomi daerah dan
pemberdayaan masyarakat.
d. Pencipta pasar baru dan inovasi.
Perubahan dalam bidang teknologi juga mempengaruhi kinerja wirausahawan (UKM) di
bidang manajemen. Kekuatan teknologi termasuk peningkatan di bidang pengetahuan dan
inovasi yang dapat menimbulkan peluang dan ancaman bagi UKM. Para pabrikan, bank dan manajemen ritel telah memanfaatkan kemajuan teknologi ini dalam bisnis mereka agar dapat memudahkan dan mempercepat layanan demi memuaskan kebutuhan pelanggan.
Disamping lingkungan makro, lingkungan industri juga berperan dalam mempercepat
perubahan lingkungan. Lingkungan industri yang dimaksud adalah daya tawar pembeli,
daya tawar penjual, masuknya pendatang baru yang potensial, adanya barang substitusi, dan intensitas persaingan di antara UKM. Ke lima faktor di atas dikenal dengan kekuatan
bersaing dari Porter (Pearce & Robinson, 2000; 85). Semua faktor di atas merupakan factor yang berada di luar kendali UKM yang disebut juga faktor eksternal. Semua faktor
eksternal memberikan peluang dan ancaman bagi UKM untuk mewujudkan visi, misi dan
tujuan perusahaan. Faktor eksternal dapat dikendalikan UKM dengan adanya strategi yang tepat dan sesuai dengan situasi perubahan lingkungan. Melalui penyusunan model system informasi perencanaan strategik UKM yang tepat diharapkan dapat membantu memecahkan masalah peningkatan kinerja bisnis UKM. Hasil penelitian yang dilakukan pada tahun 2002 yang lalu terbukti bahwa perencanaan strategik dapat mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis eksternal yang penuh dengan ketidakpastian (BPS, 2001).
5. KAJIAN PUSTAKA
Avin Fadilla Helmi (2004), menggambarkan mahasiswa dengan daya saing tinggi sebagai
mahasiswa yang lulus dengan Indeks Prestasi tinggi, masa studi cepat, dan mempunyai
kepercayaan diri yang kuat. Pengamatan dan pengalaman yang dilakukan selama yang
bersangkutan melakukan seleksi karyawan menunjukkan bahwa belum semua lulusan
perguruan tinggi mempunyai persyaratan dasar yang dapat diterima di pasar kerja. Mereka yang lolos seleksi administratif dalam proses seleksi, biasanya telah memenuhi persyaratan IPK dan syarat administrasi lain. Salah satu model mahasiswa yang berdaya saing menurut Helmi ditunjukkan sebagaimana terlihat dalam Gambar 2.1 di bawah.
Indikator output lulusan, minimal tercermin dalam IPK rata-rata di atas 3 dan masa studi
yang singkat diharapkan dapat menjadi representasi dari hardskill. Ketika kemampuan
penalaran seperti analisa, sintesa, dan berfikir abstrak dikembangkan dalam proses
pembelajaran (dalam arti penguasaan ilmu atau hardskill) yang berkembang secara optimal dan menyentuh persoalan kehidupan nyata, maka hal tersebut secara berkelanjutan akan mengasah softskill mahasiswa. Kecerdasan dalam penguasaan ilmu juga memberikan dampak bagi pengembangan belajar tentang kehidupan. Inilah esensi dari proses “belajar”; belajar tentang ilmu dan belajar tentang ‘kehidupan’ (life skill). Proses pengembangan diri menjadi titik pondasi sentral dalam pengembangan karir selanjutnya. Ketika salah satu aspek daya pikir manusia berkembang, maka hal itu akan menstimulasi aspek rasa (afeksi) dan selanjutnya menstimulasi karsa (kehendak) dalam menghasilkan inovasi-inovasi baru. Sinamo (2001) mengatakan bahwa belajar adalah aktivitas untuk meningkatkan pengertian atau kesadaran tentang diri sendiri (self-awareness), dunia sekitar (cosmo-awareness), termasuk kesadaran ten-tang Tuhan (theo-awareness), serta relasi ketiganya ke tingkat yang lebih dalam dan lebih tinggi. Agar proses belajar efektif, maka mahasiswa dituntut untuk menguasai penggunaan perkakas belajar (learning-tools) dalam diri, yaitu kemampuan berpikir rasional, berpikir kreatif-imajinatif, dan berpikir kritikal-argumentatif, kemampuan membedakan dan memilih alternatif yang ada, kemampuan berkehendak secara bebas, kemampuan merasakan, dan kemampuan memberi tanggapan moral. Pengembangan sumber daya manusia yang hanya menekankan kompetensi saja, akan menimbulkan dampak yang luar biasa. Krisis multidimensi pada akhir periode orde baru,
pada dasarnya adalah krisis etika/moral. Kemajuan olah pikir manusia dalam berbagai
bidang tidak diikuti oleh upaya pengembangan aspek rasa (afektif) dan etika/moral akan
menghasilkan berbagai kerusakan dan krisis. Sementara itu dalam dunia realitas, dunia
kerja, dan dunia usaha, situasi hiper-kompetitif tidak dapat dielakkan. Tantangan ini
menuntut si pencipta kerja atau tenaga kerja mampu melakukan adaptasi dengan baik. Daya adaptasi ini membutuhkan ketrampilan lain selain hardskill yang telah dimiliki antara lain softskill, ICT skill, English skill, dan etika/moral. Skills tersebut bersifat sinergis. Skill yang satu akan menunjang skill yang lain, walaupun hardskill tetap sebagai jantung dari semua komponen tersebut.
UNESCO dalam dokumen kerja yang ditulis berkaitan dengan konferensi tingkat dunia
tentang pendidikan tinggi di tahun 1998, yang berjudul Higher Education in the Twenty-
First Century - Vision and Action, menekankan pentingnya relevansi dari dunia pendidikan, utamanya pendidikan tinggi. Dinyatakan bahwa:
“The pertinence or relevance of higher education must essentially be consi-dered in
relation to its role and place in society, to its mission of providing education,
research and the services ensuing therefrom, and also to its links with the world of
work, in the broadest sense, its relationship with the state and with sources of public
financing, and its interactions with the other levels and forms of education.”
Lebih lanjut, dokumen kerja UNESCO tersebut menerangkan secara jelas apa yang
dimaksud dengan relevansi tersebut. Diantaranya yang berhubungan dengan keterkaitan
antara perguruan tinggi dengan dunia kerja adalah:
• membangun keterkaitan dengan dunia kerja, dalam rangka mengenali tantang-an yang
dihadapi dan yang akan dihadapi;
• membangun suasana kerja dalam lingkungan pendidikan, sebagai bentuk fasi-litas
pelatihan dunia kerja; dan
• mempertahankan semangat kepedulian sosial dalam setiap aktivitas ekonomi.
Dokumen kerja UNESCO juga menerangkan apa yang dimaksud dengan kualitas lulusan
pendidikan tinggi. Dinyatakan bahwa:
“Quality is inseparable from social relevance. The implication of the quality
requirement and of policies aiming for a "quality safeguard" approach is that
improvements should be sought, at the same time, to each of the compo-nent parts
of the institution and to the institution as an integral whole, functioning as a
coherent system.”
Seperti diterangkan di atas, keterkaitan antara kualitas pendidikan tinggi dan relevansi
dengan dunia kerja tidak bisa dipisahkan. UNESCO memberikan pedoman bahwa kualitas
pendidikan tinggi tergantung pada beberapa hal, termasuk kualitas tenaga pengajar,
manajemen, infrastruktur, kurikulum, dan mahasiswa. Dalam kaitan dengan penelitian ini, dua aspek yang relevan adalah mengenai kualitas kurikulum dan kuali-tas lulusan. Kualitas kurikulum ditentukan oleh:
• kejelasan tujuan pendidikan dan pelatihan, dalam hubungannya dengan kebu-tuhan
dunia kerja dan masyarakat;
• adaptasi metode pengajaran, dalam usaha membuat mahasiswa lebih berperan serta aktif dan dalam menciptakan suasana kerja (enterprising spirit);
• pengembangan fasilitas pelatihan, dengan memanfaatkan kemajuan dunia IT;
• internasionalisasi kurikulum; dan
• pembangunan jaringan antara kurikulum, tenaga pengajar, dan mahasiswa.
Sedangkan kualitas mahasiswa diantaranya ditentukan oleh:
• kemampuan memecahkan masalah;
• motivasi; dan
• kemampuan untuk bersifat proaktif;
Diana Carew dari Microsoft Education Solutions Group dalam white paper berjudul
“Educating 21st Century Citizen” membagi kemampuan yang harus dimiliki seseorang
dalam menghadapi dunia kerja menjadi dua, yakni: business skill dan life skill. Carew
menyoroti kecenderungan pada awal abad ke-21 ini, yaitu meningkatnya peran life skill
dibanding business skill dalam menentukan performa dari individu dalam pekerjaan yang
dihadapinya. Carew juga menyarankan bagi pembuat kebijakan di perguru-an tinggi untuk menambahkan kemampuan interpersonal sebagai bagian dari kompetensi pembelajaran yang utama
Business Skills
Business skills atau kemampuan bisnis diartikan sebagai kemampuan seorang pekerja untuk
mengaplikasikan materi pendidikan yang didapat pada kurikulum formal ke permasalahan
yang dihadapinya sehari-hari. Business skill dapat diartikan juga sebagai kompetensi teknis
seorang pekerja. Carew menyoroti kecenderungan me-ningkatnya kebutuhan akan
kompetensi di bidang komputer dan internet bagi seorang lulusan perguruan tinggi.
Business skill juga adalah kemampuan yang menerangkan wilayah kognitif dari individu,
sehingga mencakup juga kemampuan untuk menda-patkan informasi dan berkomunikasi
(information/communication skills) serta kemampuan untuk berpikir dalam memecahkan
masalah (thinking/problem solving skills).
Life Skills
Life skills atau kemampuan untuk hidup juga disebutkan sebagai soft skill. Ciri utama dari
life skill adalah menerangkan kemampuan seseorang untuk bekerja sama dengan orang lain.
Istilah yang digunakan Carew adalah interpersonal skill. Interpersonal skill dibagi menjadi beberapa atribut, seperti nilai (value), kemampuan untuk bekerja secara mandiri, dan kemampuan bekerja sama. Di artikel yang ditulisnya dengan judul “Family and Economy”, Ken Shimoda membagi kemampuan seorang pekerja di perusahaan menjadi dua kategori dasar: hard skill dan soft skill. Hard skill berkaitan de-ngan kemampuan teknis yang berkaitan dengan fungsi dari masing-masing jabatan. Soft skill, disebut juga human skill, berkaitan dengan budaya, sehingga relatif di setiap tempat. Soft skill dijabarkan menjadi beberapa atribut sebagai berikut:
• tanggung jawab,
• kesetiaan,
• kemampuan berorganisasi,
• sikap,
• keseriusan,
• keramahan,
• akal sehat,
• kepemimpinan,
• motivasi, dan
• keberanian.
Keduanya –hard skill maupun soft skill– memiliki peran yang besar dalam menentukan baik tidaknya prestasi kerja seseorang dalam pekerjaan. Yang menarik, Shimoda menemukan dalam penelitiannya bahwa perusahaan-perusahaan jauh lebih sulit mengukur dan mengembangkan soft skill dari karyawannya. Sedangkan hard skill jauh lebih mudah untuk mengkuantifikasikannya sehingga pengembangannya relatif lebih mudah. Penyusunan rencana strategis dapat dilakukan menggunakan analisis Kekuatan (Strength),
Kelemahan (Weakness), Kesempatan (Oppurtunity) dan Ancaman (Threat), yang
selanjutnya akan disingkat dengan KKKA.
Menurut Wheelen dan Hunger (1995) KKKA merupakan bentuk analisis situasi.
Analisis situasi mulai dengan formulasi strategi dan kebutuhan dimana manajer strategi
berusaha menemukan strategi yang dapat memberdayakan kesempatan eksternal dan
kekuatan internal dalam lingkungan eksternal yang mengancam dan kelemahan dalam
internal. Posisi analisis KKKA dalam proses pengambilan keputusan strategi ditunjukkan
Menurut Manktelow (2006), analisis KKKA menjadi teknik yang kuat karena
pemahaman kekuatan dan kelemahan dan pencarian akan kesempatan dan ancaman yang
ada. Analisis situasi menggunakan KKKA dibuat dengan membentuk matriks KKKA.
Matriks terdiri dari elemen yang akan dianalisis, yaitu kekuatan dan kelemahan yang
dimiliki perusahaan, kesempatan yang dapat diraih dan ancaman dari pesaing dan luar
lainnya yang dihadapi. Pada elemen kekuatan, pengevaluasi harus mampu mengidentifikasi hal bagus yang dapat perusahaan lakukan, sumber daya unik yang dimiliki (yang tidak dimiliki oleh perusahaan pesaing), dan kekuatan perusahaan yang dapat dilihat oleh pihak lain. Saat mengevaluasi kelemahan, beberapa hal harus diidentifikasi, yaitu aktivitas atau hal yang dapat ditingkatkan, sumber daya paling sedikit yang dimiliki perusahaan dan kelemahan perusahaan yang dapat dilihat oleh pihak lain. Kelemahan yang mungkin dilihat orang lain tapi tidak terlihat oleh manajemen selama ini harus digali dengan jujur. Analisis elemen kesempatan harus dilakukan dengan mengidentifikasi kesempatan yang ada, kecenderungan yang bisa dimanfaatkan sebagai keuntungan dan kekuatan yang dapat diubah menjadi keuntungan. Kesempatan yang bagus bisa muncul dari perubahan teknologi dan pasar baik dalam skala sempit maupun luas, perubahan kebijakan pemerintah yagn bersesuaian dengan usaha, perubahan dalam pola masyarakat, profil populasi dan gaya hidup, serta kejadian lokal. Pendekatan terbaik dalam mengidentifikasi kesempatan adalah dengan mempertimbangkan kekuatan dan bertanya ke diri sendiri apakah kekuatan ini akan membuka kesempatan. Alternatif untuk mengidentifikasi kesempatan adalah dengan memahami kelemahan dan bertanya ke diri sendiri apakah kesempatan akan terbuka dengan menghilangkan kelemahan tersebut.
Beberapa pertanyaan yagn perlu dijawab dalam
menganalisis kelemahan adalah:
• Rintangan apa yang dihadapi?
• Apa yang dilakukan pesaing?
• Apakah dibutuhkan perubahan spesifikasi untuk pekerjaan, produk atau
pelayanan?
• Apakah perubahan teknologi mengancam posisi perusahaan?
• Apakah perusahaan dihadapkan pada pinjaman atau aliran kas bermasalah?
• Apakah salah satu dari kelemahan yang dimiliki menjadi ancaman bagi
keberlangsungan bisnis?
6. Metode Penelitian (CONTOH) “saudara dapat juga menjelaskan secara ALUR
PENELITIAN”
Analisis KKKA dilakukan menggunakan teknik dan matriks yang diberikan
Manktelow (2006). Matriks yang digunakan ditunjukkan Gambar 2.
KEKUATAN:
• Apa yang bagus dilakukan?
• Apa sumber daya unik yang dimiiliki?
• Apa kekuatan yang dilihat oleh pihak lain?
KELEMAHAN
• Apa yang dapat ditingkatkan?
• Sumber daya apa yang paling sedikit?
• Apa kelemahan yang dilihat oleh pihak lain?
KESEMPATAN
• Kesempatan apa yang terbuka?
• Kecenderungan apa yang _ias
dimanfaatkan sebagai keuntungan?
• Bagaimana kekuatan dapat diubah menjadi
kesempatan?
ANCAMAN
• Kecenderungan apa yang bisa
membahayakan usaha?
• Apa yang dilakukan pesaing?
Gambar 6.4. Matriks KKKA.
7. Teknik Pengumpulan Data
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah primer. Data pendukung
(sekunder) yang dimanfaatkan untuk harmonisasi, merupakan referensi yang berupa
RENSTRA institusi dan kurikulum. Untuk mencapai tujuan dan sasaran tersebut di atas,
maka ruang lingkup pelaksanaan penelitian model kompetensi inti lulusan manajemen
dalam upaya menghasilkan Job Creator bidang manufaktur meliputi rangkaian kegiatan
sebagai berikut:
1.Survei pengumpulan data dan informasi pendukung di daerah kajian yang
berkaitan dengan faktor-faktor kompetensi inti lulusan manajemen, kebijakan
Institusi serta perspektif stakeholders, termasuk masyarakat umum, pelaku usaha,
dan pihak-pihak lain. (Model penelitian dengan SPSS dan AMOS)
2.Studi kepustakaan atau literatur (desk research) mengenai yang berkaitan dengan
kompetensi inti lulusan sebagai acuan dalam melakukan analisis.
3.Penetapan kompetensi unggulan dan prospektif lulusan menggunakan berbagai
metoda pendekatan secara holistik dan komprehesif. (SWOT analisis, dan AHP)
4.Penyusunan rencana tindak (rencana implementasi) pengembangan kompetensi
inti lulusan manajemen
5.Diseminasi hasil rumusan pengembangan kompetensi inti lulusan manajemen
dalam bentuk seminar yang dihadiri oleh pihak perguruan tinggi dan pihak lain yang
terkait.
Daftar Pustaka
Anthony, Robert N., and Vijay Govindarajan, 1998. “Management Control System” Ninth
Edition, New York: Mc Graw- Hill
Blocher, Edward J., Kung H. Chen., and Thomas W. Lin , 2000 : “ Cost Management a
Strategic Emphasis” ( Terjemahan Susty Ambarriani) Jakarta: Salemba Empat
BPS, 2001. “Pengukuran dan Analisis Ekonomi Kinerja Penyerapan Tenaga Kerja, Nilai
Tambah dan Ekspor Usaha Kecil Menengah sera Perannya Terhadap Tenaga Kerja
Nasional dan Produk Domestik Bruto Menurut Harga Konstan dan Harga Berlaku,
September.
Brooks, Ian and Jamie Wheatherson, 1997. “The Business Environment: Chalanges and
Changes”. Prentice- Hall, Europe.
Chong, Vincent K., and Kar Min Chong,” Strategic Choise, Environmental Uncertainty and
SBU Performance: A Note on Intervening Role of Management Accounting
System,” Accounting Bussiness Reseach, Vol 27, No. 4, 1997.
Child, John., “Strategic Choice in the Analysis of Action, Structure, Organization and
Environment: Retrospect and Prospect,” Organization Studies, Vol. 18, pp. 43-76,
1997.
Dahlan Siamat. 1999. “Manajemen Lembaga Keuangan”, Edisi kedua. Lembaga Penerbit
Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Erwin A Koetin, 1994. “Suatu Pedoman Investasi Dalam Efek di Indonesia”. Jakarta:
Departemen Keuangan Republik Indonesia: Badan Pengawas Pasar Modal.
Fischer, J. G., “Contigency Theory, Management Control System and Firm Outcome: Past
Result and Future Direction,” Behavioral Research in Accounting. Vol. 10. pp. 47-
64, 1988.
Gordon, L.A., and Narayana. ”Management Accounting System, Perceived Environmental
Uncertainty and Structure; An Emperical Investigations”. Accounting, Organisations
and society,” 1984.
Govindarajan, Vijay. “Approriateness of Accounting Data in Performance Evaluation; An
Emperical Examination of Environmental Uncertaintyas Intervening Variable”.
Accounting Organizations and society,Vol 9, No.1, 1984
Govindarajan, Vijay; Gupta. ”Linking Control System to Bussiness Unit Strategy, Impact
on Performance,” Accounting Organizations and Society,Vol 10, No.1, 1985.
Gregson, Terry. “Role Ambiguity, Role Confict and Perceived Environment Uncertainty:
Are the Scale Measuring Separate Contruct for Accountant”. Behavioral Reseach In
Accounting, Vol 6, 1994.Hitt, Michael A., R. Duane Ireland dan Robert E.
Hoskisson. 1997. “Manajemen Strategis: Menyongsong Era Persaingan Bebas dan
Globalisasi” ( terjemahan Armand Hediyanto ) Jakarta: Erlangga.
Jauch , Laurence R., and William R. Glueck. 1998: “Manajemen Strategis dan Kebijakan
Perusahaan”. ( Terjemahan Murad dan AR Hendry Sitanggang) Jakarta: Erlangga.
Karhi Nisajar and Winardi. 1997. “Manajemen Strategik” ,Bandung: Mandar Maju.
Milliken, Frances J., “Three Types of Perceived Uncertainty About the Environment: State,
Effect, & Respon Uncertainty” Academic of Management Review, Vol. 12, pp 133-
143, 1987.
Otley, D.T. ”The Contingency Theory of Management Accounting Achivement and
Prognosis,” Accounting Organizations and Society, 1980.
Pearce H. John A., and Richard B. Robinson, JR., 2000. “Strategic Management:
Formulation, Implementation, and Control . International Edition. McGraw-Hill,
New York.
Philips, Paul. “Is Your Company Measuring Stratergic Planning Effectiveness?,”
Management Accounting, June, 1998.
Porter., Michael E, 1980; competitive Strategy : Techniques for Analysing Industries and
Competitors, New York: Free Press
Robin, Stephen P. 1994. “Organizations Theory: Structure, Design and Application”. Third
Edition, (Alih bahasa Yusuf Udaya, Penerbit Arcan, Jakarta) New Jersey:
Englewood Cliffs, Printice- Hall.
Tony Grundy. 1995. “Strategi Perusahaan: Corporate Strategy and Financial Decesions”.
(Terjemahan Susanto Budi Darmo, Jakarta: Elex Media Kompetindo.
Taurangeou, Kevin W. 1981. “Strategy Management : How to Plan, Excecute and Control
Strategic Plans for Your Business”. New York: Mc Graw- Hill
Urata, Shujiro, 2000. “Policy Recommendation for SME Promotion in The Republic
Indonesia”, Japan International Agency, Jakarta. Dissertation.
Wheelen Thomas L., dan David Hunger J. 1992, “ Strategic Management and Bussiness
Policy,” Fourth Edition, NewYork: Addison Wesley Publishing Company.
Willie, E Hopkins and Hopkins, Shirley A. “Strategic Planning-Financial Performance
Relationships in Banks: A Causal Examination”, Strategic Management Journal,
Vol. 18, , pp. 635-652, September 1997.
Winardi dan Karhi Nisjar, 1997. “Manajemen Strategik”, Mandar Maju, Bandung
Benny Dollo,2010.”Proporsal Skripsi”,Universitas Gunadarma
HALAMAN JUDUL Hal
DAFTAR ISI i
1. Identitas Penelitian x
2. Abstrak Rencana Penelitian x
3. Pendahuluan x
4. Tujuan Penelitian x
5. Urgensi Penelitian x
6. Kajian Pustaka x
7. Metode Penelitian x
8. Teknik Pengumpulan Data xx
9. Daftar Pustaka xx
1.3. Subyek Penelitian (contoh)
Subyek utama yang diteliti adalah model kompetensi inti lulusan prodi
manajemen dalam upaya menghasilkan Job Creator di bidang jasa. Penelitian ini bertujuan merancang model kompetensi inti dari lulusan manajemen di wilayah Kota Depok dan Bekasi, dengan demikian maka hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan acuan bagi pengambil kebijakan tingkat Universitas khususnya berkenaan dengan peningkatan soft skill dan hard skill .Pendekatan model penelitian ini akan dilanjutkan dengan rencana tindak sebagai bagian dari penguatan program studi manajemen. Hasil optimal yang diharapkan nantinya dari penelitian ini tidak saja pada pendekatan empiris namun juga meningkatkan motivasi dari lulusan manajemen dalam upaya menghasilkan Job Creator.
Diharapkan dengan terwujudnya Job Creator tersebut dapat memupuk semangat kewirausahaan pada diri lulusan manajemen. Analisis lingkungan berkaitan dengan kompetensi inti lulusan manajemen dilakukan pada dua bulan pertama Analisis ini digunakan untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, kesempatan dan ancaman yang dihadapi lulusan manajemen saat ini dan prediksi masa yang akan datang, dimana kekuatan, kelemahan, kesempatan dan ancaman ini menjadi dasar dalam formulasi strategi usaha dalam meningkatkan motivasi. Bulan berikutnya, dilakukan tahap implementasi strategi yang sudah dirumuskan dalam dua bulan pertama. Analisis dilakukan pada faktor penunjang yang terkait dalam mendukung pengembangan soft skill dan hard skill lulusan manajemen.
Aspek yang diteliti adalah:
• Bagaimana peranan institusi/lembaga pendidikan/program studi yang terkait dalam
pengembangan soft skill dan hard skill lulusan manajemen dilihat dari aspek
manajerial, pendanaan, sumber daya (manusia dan teknologi) sebagai penyedia
informasi yang relevan?.
• Bagaimana strategi yang terbaik bagi lulusan manajemen agar mampu
menghasilkan job Creator melalui model kompetensi inti ?.
Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk merancang model kompetensi inti bagi
lulusan prodi manajemen tujuan khusus menghasilkan Job Creator yang terencana baik
menggunakan rencana tindak.
1.4. Periode Pelaksanaan Penelitian
Penelitian ini akan dilakukan dalam jangka waktu 7 (tujuh) bulan
Bulan
Kegiatan
1. Persiapan implementasi
2. Penyusunan materi /studi pustaka
3 Penetapan metodologi
4. Pengumpulan data
5.Verifikasi data
6. Tahap analisis data
7. Penyusunan skripi
8. Evaluasi /penggandaan laporan
9. Sidang skripsi
1.5. Lokasi Penelitian
Penelitian akan dilaksanakan pada lokasi yang berada di Kota Depok dan Bekasi
(penetapan lokasi dikaitkan dengan penetapan Kota Depok dan Bekasi melalui RPJMD
sebagai kota jasa dan industri)
1.6. Hasil yang diharapkan
Hasil yang diharapkan dari kegiatan penelitian adalah, mengidentifikasi masalah
yang dihadapi lulusan prodi manajemen melalui pengamatan lingkungan bisnis baik
internal dan eksternal, peranan institusi sebagai pengambil kebijakan yang terkait, serta
penyusunan rencana tindak berkenaan dengan penetapan kompetensi inti lulusan
manajemen serta job creator. Selanjutnya adalah merancang model kompetensi inti lulusan
untuk menghasilkan Job Creator di bidang jasa.
Hasil menyeluruh yang diharapakan pada penelitian ini adalah :
(a) Model Kompetensi inti Lulusan Manajemen;
(b) Rencana Tindak berkaitan dengan Job Creator.
2. ABSTRAK RENCANA PENELITIAN
Pengembangan sumber daya manusia berkaitan dengan peningkatan kompetensi,
kompetensi yang dimaksud adalah skill dari lulusan sehingga tidak saja mampu bersaing
namun juga memenangkan persaingan. Untuk itu pendekatan pada kompetensi juga perlu
ditelaah samapai tingkat core competence. Lulusan dimaksud adalah lulusan dari program
studi manajemen. Kondisi persaingan lulusan merebut lapangan kerja hendaknya dapat
disikapi dengan arif, sehingga lulusan tidak saja dapat bekerja sesuai dengan profesinya
tetapi juga mampu menghasilkan Job Creator. Untuk itu penelitian ini akan menelusuri
permasalahan yang ada terkait dengan lulusan prodi manajemen, dan rencana tindak sebagai wujud dari hasil penetapan kompetensi inti dan Job Creator. Tantangan ini menuntut si pencipta kerja atau tenaga kerja mampu melakukan adaptasi dengan baik. Daya adaptasi ini membutuhkan ketrampilan lain selain hardskill yang telah dimiliki antara lain softskill, ICT skill, English skill, dan etika/moral. Skills tersebut bersifat sinergis..
Metode penelitian adalah survei dengan instrumen penelitian kuesioner (sifat
tertutup). Populasi penelitian adalah lulusan prodi manajemen Universitas Gunadarma yang ada wilayah Jakarta, Depok, dan Bekasi. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak. Data yang digunakan adalah data primer. Kelemahan dan keunggulan lulusan prodi manajemen akan dianalisis menggunakan analisis SWOT. Model akan dibangun berdasarkan analisis menggunakan AHP, dan SEM. Perangkat lunak yang digunakan adalah SPSS, AMOS, dan AHP. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan kompetensi lulusan prodi manajemen Universitas Gunadarma, pengembangan manajemen, yang kemudian diharapkan juga dapat diaplikasikan sebagai acuan pengambilan kebijakan tingkat Universitas.
3. Tujuan Penelitian
Penelitian ini direncanakan dilaksanakan dalam beberapa tahap, mulai tahap persiapan
literatur, survey/pengumpulan data, evaluasi dan pengukuran sampel, hingga perumusan
dan pelaporan penelitian. masing-masing tahap merupakan suatu rangkaian proses yang
berkelanjutan. Diharapkan tahap tersebut dapat diselesaikan dalam waktu 7 bulan.
4. Urgensi Penelitian
Peranan lulusan dalam perekonomian Indonesia dapat dilihat dari kedudukannya
pada saat ini dalam dunia usaha. Urata (2000) membagi kedudukan wirausahawan
sebagai berikut:
a. Kedudukan wirausahawan sebagai pemain utama dalam kegiatan ekonomi di
berbagai sektor.
b. Penyedia lapangan kerja terbesar.
c. Pemain penting dalam pengembangan kegiatan ekonomi daerah dan
pemberdayaan masyarakat.
d. Pencipta pasar baru dan inovasi.
Perubahan dalam bidang teknologi juga mempengaruhi kinerja wirausahawan (UKM) di
bidang manajemen. Kekuatan teknologi termasuk peningkatan di bidang pengetahuan dan
inovasi yang dapat menimbulkan peluang dan ancaman bagi UKM. Para pabrikan, bank dan manajemen ritel telah memanfaatkan kemajuan teknologi ini dalam bisnis mereka agar dapat memudahkan dan mempercepat layanan demi memuaskan kebutuhan pelanggan.
Disamping lingkungan makro, lingkungan industri juga berperan dalam mempercepat
perubahan lingkungan. Lingkungan industri yang dimaksud adalah daya tawar pembeli,
daya tawar penjual, masuknya pendatang baru yang potensial, adanya barang substitusi, dan intensitas persaingan di antara UKM. Ke lima faktor di atas dikenal dengan kekuatan
bersaing dari Porter (Pearce & Robinson, 2000; 85). Semua faktor di atas merupakan factor yang berada di luar kendali UKM yang disebut juga faktor eksternal. Semua faktor
eksternal memberikan peluang dan ancaman bagi UKM untuk mewujudkan visi, misi dan
tujuan perusahaan. Faktor eksternal dapat dikendalikan UKM dengan adanya strategi yang tepat dan sesuai dengan situasi perubahan lingkungan. Melalui penyusunan model system informasi perencanaan strategik UKM yang tepat diharapkan dapat membantu memecahkan masalah peningkatan kinerja bisnis UKM. Hasil penelitian yang dilakukan pada tahun 2002 yang lalu terbukti bahwa perencanaan strategik dapat mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis eksternal yang penuh dengan ketidakpastian (BPS, 2001).
5. KAJIAN PUSTAKA
Avin Fadilla Helmi (2004), menggambarkan mahasiswa dengan daya saing tinggi sebagai
mahasiswa yang lulus dengan Indeks Prestasi tinggi, masa studi cepat, dan mempunyai
kepercayaan diri yang kuat. Pengamatan dan pengalaman yang dilakukan selama yang
bersangkutan melakukan seleksi karyawan menunjukkan bahwa belum semua lulusan
perguruan tinggi mempunyai persyaratan dasar yang dapat diterima di pasar kerja. Mereka yang lolos seleksi administratif dalam proses seleksi, biasanya telah memenuhi persyaratan IPK dan syarat administrasi lain. Salah satu model mahasiswa yang berdaya saing menurut Helmi ditunjukkan sebagaimana terlihat dalam Gambar 2.1 di bawah.
Indikator output lulusan, minimal tercermin dalam IPK rata-rata di atas 3 dan masa studi
yang singkat diharapkan dapat menjadi representasi dari hardskill. Ketika kemampuan
penalaran seperti analisa, sintesa, dan berfikir abstrak dikembangkan dalam proses
pembelajaran (dalam arti penguasaan ilmu atau hardskill) yang berkembang secara optimal dan menyentuh persoalan kehidupan nyata, maka hal tersebut secara berkelanjutan akan mengasah softskill mahasiswa. Kecerdasan dalam penguasaan ilmu juga memberikan dampak bagi pengembangan belajar tentang kehidupan. Inilah esensi dari proses “belajar”; belajar tentang ilmu dan belajar tentang ‘kehidupan’ (life skill). Proses pengembangan diri menjadi titik pondasi sentral dalam pengembangan karir selanjutnya. Ketika salah satu aspek daya pikir manusia berkembang, maka hal itu akan menstimulasi aspek rasa (afeksi) dan selanjutnya menstimulasi karsa (kehendak) dalam menghasilkan inovasi-inovasi baru. Sinamo (2001) mengatakan bahwa belajar adalah aktivitas untuk meningkatkan pengertian atau kesadaran tentang diri sendiri (self-awareness), dunia sekitar (cosmo-awareness), termasuk kesadaran ten-tang Tuhan (theo-awareness), serta relasi ketiganya ke tingkat yang lebih dalam dan lebih tinggi. Agar proses belajar efektif, maka mahasiswa dituntut untuk menguasai penggunaan perkakas belajar (learning-tools) dalam diri, yaitu kemampuan berpikir rasional, berpikir kreatif-imajinatif, dan berpikir kritikal-argumentatif, kemampuan membedakan dan memilih alternatif yang ada, kemampuan berkehendak secara bebas, kemampuan merasakan, dan kemampuan memberi tanggapan moral. Pengembangan sumber daya manusia yang hanya menekankan kompetensi saja, akan menimbulkan dampak yang luar biasa. Krisis multidimensi pada akhir periode orde baru,
pada dasarnya adalah krisis etika/moral. Kemajuan olah pikir manusia dalam berbagai
bidang tidak diikuti oleh upaya pengembangan aspek rasa (afektif) dan etika/moral akan
menghasilkan berbagai kerusakan dan krisis. Sementara itu dalam dunia realitas, dunia
kerja, dan dunia usaha, situasi hiper-kompetitif tidak dapat dielakkan. Tantangan ini
menuntut si pencipta kerja atau tenaga kerja mampu melakukan adaptasi dengan baik. Daya adaptasi ini membutuhkan ketrampilan lain selain hardskill yang telah dimiliki antara lain softskill, ICT skill, English skill, dan etika/moral. Skills tersebut bersifat sinergis. Skill yang satu akan menunjang skill yang lain, walaupun hardskill tetap sebagai jantung dari semua komponen tersebut.
UNESCO dalam dokumen kerja yang ditulis berkaitan dengan konferensi tingkat dunia
tentang pendidikan tinggi di tahun 1998, yang berjudul Higher Education in the Twenty-
First Century - Vision and Action, menekankan pentingnya relevansi dari dunia pendidikan, utamanya pendidikan tinggi. Dinyatakan bahwa:
“The pertinence or relevance of higher education must essentially be consi-dered in
relation to its role and place in society, to its mission of providing education,
research and the services ensuing therefrom, and also to its links with the world of
work, in the broadest sense, its relationship with the state and with sources of public
financing, and its interactions with the other levels and forms of education.”
Lebih lanjut, dokumen kerja UNESCO tersebut menerangkan secara jelas apa yang
dimaksud dengan relevansi tersebut. Diantaranya yang berhubungan dengan keterkaitan
antara perguruan tinggi dengan dunia kerja adalah:
• membangun keterkaitan dengan dunia kerja, dalam rangka mengenali tantang-an yang
dihadapi dan yang akan dihadapi;
• membangun suasana kerja dalam lingkungan pendidikan, sebagai bentuk fasi-litas
pelatihan dunia kerja; dan
• mempertahankan semangat kepedulian sosial dalam setiap aktivitas ekonomi.
Dokumen kerja UNESCO juga menerangkan apa yang dimaksud dengan kualitas lulusan
pendidikan tinggi. Dinyatakan bahwa:
“Quality is inseparable from social relevance. The implication of the quality
requirement and of policies aiming for a "quality safeguard" approach is that
improvements should be sought, at the same time, to each of the compo-nent parts
of the institution and to the institution as an integral whole, functioning as a
coherent system.”
Seperti diterangkan di atas, keterkaitan antara kualitas pendidikan tinggi dan relevansi
dengan dunia kerja tidak bisa dipisahkan. UNESCO memberikan pedoman bahwa kualitas
pendidikan tinggi tergantung pada beberapa hal, termasuk kualitas tenaga pengajar,
manajemen, infrastruktur, kurikulum, dan mahasiswa. Dalam kaitan dengan penelitian ini, dua aspek yang relevan adalah mengenai kualitas kurikulum dan kuali-tas lulusan. Kualitas kurikulum ditentukan oleh:
• kejelasan tujuan pendidikan dan pelatihan, dalam hubungannya dengan kebu-tuhan
dunia kerja dan masyarakat;
• adaptasi metode pengajaran, dalam usaha membuat mahasiswa lebih berperan serta aktif dan dalam menciptakan suasana kerja (enterprising spirit);
• pengembangan fasilitas pelatihan, dengan memanfaatkan kemajuan dunia IT;
• internasionalisasi kurikulum; dan
• pembangunan jaringan antara kurikulum, tenaga pengajar, dan mahasiswa.
Sedangkan kualitas mahasiswa diantaranya ditentukan oleh:
• kemampuan memecahkan masalah;
• motivasi; dan
• kemampuan untuk bersifat proaktif;
Diana Carew dari Microsoft Education Solutions Group dalam white paper berjudul
“Educating 21st Century Citizen” membagi kemampuan yang harus dimiliki seseorang
dalam menghadapi dunia kerja menjadi dua, yakni: business skill dan life skill. Carew
menyoroti kecenderungan pada awal abad ke-21 ini, yaitu meningkatnya peran life skill
dibanding business skill dalam menentukan performa dari individu dalam pekerjaan yang
dihadapinya. Carew juga menyarankan bagi pembuat kebijakan di perguru-an tinggi untuk menambahkan kemampuan interpersonal sebagai bagian dari kompetensi pembelajaran yang utama
Business Skills
Business skills atau kemampuan bisnis diartikan sebagai kemampuan seorang pekerja untuk
mengaplikasikan materi pendidikan yang didapat pada kurikulum formal ke permasalahan
yang dihadapinya sehari-hari. Business skill dapat diartikan juga sebagai kompetensi teknis
seorang pekerja. Carew menyoroti kecenderungan me-ningkatnya kebutuhan akan
kompetensi di bidang komputer dan internet bagi seorang lulusan perguruan tinggi.
Business skill juga adalah kemampuan yang menerangkan wilayah kognitif dari individu,
sehingga mencakup juga kemampuan untuk menda-patkan informasi dan berkomunikasi
(information/communication skills) serta kemampuan untuk berpikir dalam memecahkan
masalah (thinking/problem solving skills).
Life Skills
Life skills atau kemampuan untuk hidup juga disebutkan sebagai soft skill. Ciri utama dari
life skill adalah menerangkan kemampuan seseorang untuk bekerja sama dengan orang lain.
Istilah yang digunakan Carew adalah interpersonal skill. Interpersonal skill dibagi menjadi beberapa atribut, seperti nilai (value), kemampuan untuk bekerja secara mandiri, dan kemampuan bekerja sama. Di artikel yang ditulisnya dengan judul “Family and Economy”, Ken Shimoda membagi kemampuan seorang pekerja di perusahaan menjadi dua kategori dasar: hard skill dan soft skill. Hard skill berkaitan de-ngan kemampuan teknis yang berkaitan dengan fungsi dari masing-masing jabatan. Soft skill, disebut juga human skill, berkaitan dengan budaya, sehingga relatif di setiap tempat. Soft skill dijabarkan menjadi beberapa atribut sebagai berikut:
• tanggung jawab,
• kesetiaan,
• kemampuan berorganisasi,
• sikap,
• keseriusan,
• keramahan,
• akal sehat,
• kepemimpinan,
• motivasi, dan
• keberanian.
Keduanya –hard skill maupun soft skill– memiliki peran yang besar dalam menentukan baik tidaknya prestasi kerja seseorang dalam pekerjaan. Yang menarik, Shimoda menemukan dalam penelitiannya bahwa perusahaan-perusahaan jauh lebih sulit mengukur dan mengembangkan soft skill dari karyawannya. Sedangkan hard skill jauh lebih mudah untuk mengkuantifikasikannya sehingga pengembangannya relatif lebih mudah. Penyusunan rencana strategis dapat dilakukan menggunakan analisis Kekuatan (Strength),
Kelemahan (Weakness), Kesempatan (Oppurtunity) dan Ancaman (Threat), yang
selanjutnya akan disingkat dengan KKKA.
Menurut Wheelen dan Hunger (1995) KKKA merupakan bentuk analisis situasi.
Analisis situasi mulai dengan formulasi strategi dan kebutuhan dimana manajer strategi
berusaha menemukan strategi yang dapat memberdayakan kesempatan eksternal dan
kekuatan internal dalam lingkungan eksternal yang mengancam dan kelemahan dalam
internal. Posisi analisis KKKA dalam proses pengambilan keputusan strategi ditunjukkan
Menurut Manktelow (2006), analisis KKKA menjadi teknik yang kuat karena
pemahaman kekuatan dan kelemahan dan pencarian akan kesempatan dan ancaman yang
ada. Analisis situasi menggunakan KKKA dibuat dengan membentuk matriks KKKA.
Matriks terdiri dari elemen yang akan dianalisis, yaitu kekuatan dan kelemahan yang
dimiliki perusahaan, kesempatan yang dapat diraih dan ancaman dari pesaing dan luar
lainnya yang dihadapi. Pada elemen kekuatan, pengevaluasi harus mampu mengidentifikasi hal bagus yang dapat perusahaan lakukan, sumber daya unik yang dimiliki (yang tidak dimiliki oleh perusahaan pesaing), dan kekuatan perusahaan yang dapat dilihat oleh pihak lain. Saat mengevaluasi kelemahan, beberapa hal harus diidentifikasi, yaitu aktivitas atau hal yang dapat ditingkatkan, sumber daya paling sedikit yang dimiliki perusahaan dan kelemahan perusahaan yang dapat dilihat oleh pihak lain. Kelemahan yang mungkin dilihat orang lain tapi tidak terlihat oleh manajemen selama ini harus digali dengan jujur. Analisis elemen kesempatan harus dilakukan dengan mengidentifikasi kesempatan yang ada, kecenderungan yang bisa dimanfaatkan sebagai keuntungan dan kekuatan yang dapat diubah menjadi keuntungan. Kesempatan yang bagus bisa muncul dari perubahan teknologi dan pasar baik dalam skala sempit maupun luas, perubahan kebijakan pemerintah yagn bersesuaian dengan usaha, perubahan dalam pola masyarakat, profil populasi dan gaya hidup, serta kejadian lokal. Pendekatan terbaik dalam mengidentifikasi kesempatan adalah dengan mempertimbangkan kekuatan dan bertanya ke diri sendiri apakah kekuatan ini akan membuka kesempatan. Alternatif untuk mengidentifikasi kesempatan adalah dengan memahami kelemahan dan bertanya ke diri sendiri apakah kesempatan akan terbuka dengan menghilangkan kelemahan tersebut.
Beberapa pertanyaan yagn perlu dijawab dalam
menganalisis kelemahan adalah:
• Rintangan apa yang dihadapi?
• Apa yang dilakukan pesaing?
• Apakah dibutuhkan perubahan spesifikasi untuk pekerjaan, produk atau
pelayanan?
• Apakah perubahan teknologi mengancam posisi perusahaan?
• Apakah perusahaan dihadapkan pada pinjaman atau aliran kas bermasalah?
• Apakah salah satu dari kelemahan yang dimiliki menjadi ancaman bagi
keberlangsungan bisnis?
6. Metode Penelitian (CONTOH) “saudara dapat juga menjelaskan secara ALUR
PENELITIAN”
Analisis KKKA dilakukan menggunakan teknik dan matriks yang diberikan
Manktelow (2006). Matriks yang digunakan ditunjukkan Gambar 2.
KEKUATAN:
• Apa yang bagus dilakukan?
• Apa sumber daya unik yang dimiiliki?
• Apa kekuatan yang dilihat oleh pihak lain?
KELEMAHAN
• Apa yang dapat ditingkatkan?
• Sumber daya apa yang paling sedikit?
• Apa kelemahan yang dilihat oleh pihak lain?
KESEMPATAN
• Kesempatan apa yang terbuka?
• Kecenderungan apa yang _ias
dimanfaatkan sebagai keuntungan?
• Bagaimana kekuatan dapat diubah menjadi
kesempatan?
ANCAMAN
• Kecenderungan apa yang bisa
membahayakan usaha?
• Apa yang dilakukan pesaing?
Gambar 6.4. Matriks KKKA.
7. Teknik Pengumpulan Data
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah primer. Data pendukung
(sekunder) yang dimanfaatkan untuk harmonisasi, merupakan referensi yang berupa
RENSTRA institusi dan kurikulum. Untuk mencapai tujuan dan sasaran tersebut di atas,
maka ruang lingkup pelaksanaan penelitian model kompetensi inti lulusan manajemen
dalam upaya menghasilkan Job Creator bidang manufaktur meliputi rangkaian kegiatan
sebagai berikut:
1.Survei pengumpulan data dan informasi pendukung di daerah kajian yang
berkaitan dengan faktor-faktor kompetensi inti lulusan manajemen, kebijakan
Institusi serta perspektif stakeholders, termasuk masyarakat umum, pelaku usaha,
dan pihak-pihak lain. (Model penelitian dengan SPSS dan AMOS)
2.Studi kepustakaan atau literatur (desk research) mengenai yang berkaitan dengan
kompetensi inti lulusan sebagai acuan dalam melakukan analisis.
3.Penetapan kompetensi unggulan dan prospektif lulusan menggunakan berbagai
metoda pendekatan secara holistik dan komprehesif. (SWOT analisis, dan AHP)
4.Penyusunan rencana tindak (rencana implementasi) pengembangan kompetensi
inti lulusan manajemen
5.Diseminasi hasil rumusan pengembangan kompetensi inti lulusan manajemen
dalam bentuk seminar yang dihadiri oleh pihak perguruan tinggi dan pihak lain yang
terkait.
Daftar Pustaka
Anthony, Robert N., and Vijay Govindarajan, 1998. “Management Control System” Ninth
Edition, New York: Mc Graw- Hill
Blocher, Edward J., Kung H. Chen., and Thomas W. Lin , 2000 : “ Cost Management a
Strategic Emphasis” ( Terjemahan Susty Ambarriani) Jakarta: Salemba Empat
BPS, 2001. “Pengukuran dan Analisis Ekonomi Kinerja Penyerapan Tenaga Kerja, Nilai
Tambah dan Ekspor Usaha Kecil Menengah sera Perannya Terhadap Tenaga Kerja
Nasional dan Produk Domestik Bruto Menurut Harga Konstan dan Harga Berlaku,
September.
Brooks, Ian and Jamie Wheatherson, 1997. “The Business Environment: Chalanges and
Changes”. Prentice- Hall, Europe.
Chong, Vincent K., and Kar Min Chong,” Strategic Choise, Environmental Uncertainty and
SBU Performance: A Note on Intervening Role of Management Accounting
System,” Accounting Bussiness Reseach, Vol 27, No. 4, 1997.
Child, John., “Strategic Choice in the Analysis of Action, Structure, Organization and
Environment: Retrospect and Prospect,” Organization Studies, Vol. 18, pp. 43-76,
1997.
Dahlan Siamat. 1999. “Manajemen Lembaga Keuangan”, Edisi kedua. Lembaga Penerbit
Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Erwin A Koetin, 1994. “Suatu Pedoman Investasi Dalam Efek di Indonesia”. Jakarta:
Departemen Keuangan Republik Indonesia: Badan Pengawas Pasar Modal.
Fischer, J. G., “Contigency Theory, Management Control System and Firm Outcome: Past
Result and Future Direction,” Behavioral Research in Accounting. Vol. 10. pp. 47-
64, 1988.
Gordon, L.A., and Narayana. ”Management Accounting System, Perceived Environmental
Uncertainty and Structure; An Emperical Investigations”. Accounting, Organisations
and society,” 1984.
Govindarajan, Vijay. “Approriateness of Accounting Data in Performance Evaluation; An
Emperical Examination of Environmental Uncertaintyas Intervening Variable”.
Accounting Organizations and society,Vol 9, No.1, 1984
Govindarajan, Vijay; Gupta. ”Linking Control System to Bussiness Unit Strategy, Impact
on Performance,” Accounting Organizations and Society,Vol 10, No.1, 1985.
Gregson, Terry. “Role Ambiguity, Role Confict and Perceived Environment Uncertainty:
Are the Scale Measuring Separate Contruct for Accountant”. Behavioral Reseach In
Accounting, Vol 6, 1994.Hitt, Michael A., R. Duane Ireland dan Robert E.
Hoskisson. 1997. “Manajemen Strategis: Menyongsong Era Persaingan Bebas dan
Globalisasi” ( terjemahan Armand Hediyanto ) Jakarta: Erlangga.
Jauch , Laurence R., and William R. Glueck. 1998: “Manajemen Strategis dan Kebijakan
Perusahaan”. ( Terjemahan Murad dan AR Hendry Sitanggang) Jakarta: Erlangga.
Karhi Nisajar and Winardi. 1997. “Manajemen Strategik” ,Bandung: Mandar Maju.
Milliken, Frances J., “Three Types of Perceived Uncertainty About the Environment: State,
Effect, & Respon Uncertainty” Academic of Management Review, Vol. 12, pp 133-
143, 1987.
Otley, D.T. ”The Contingency Theory of Management Accounting Achivement and
Prognosis,” Accounting Organizations and Society, 1980.
Pearce H. John A., and Richard B. Robinson, JR., 2000. “Strategic Management:
Formulation, Implementation, and Control . International Edition. McGraw-Hill,
New York.
Philips, Paul. “Is Your Company Measuring Stratergic Planning Effectiveness?,”
Management Accounting, June, 1998.
Porter., Michael E, 1980; competitive Strategy : Techniques for Analysing Industries and
Competitors, New York: Free Press
Robin, Stephen P. 1994. “Organizations Theory: Structure, Design and Application”. Third
Edition, (Alih bahasa Yusuf Udaya, Penerbit Arcan, Jakarta) New Jersey:
Englewood Cliffs, Printice- Hall.
Tony Grundy. 1995. “Strategi Perusahaan: Corporate Strategy and Financial Decesions”.
(Terjemahan Susanto Budi Darmo, Jakarta: Elex Media Kompetindo.
Taurangeou, Kevin W. 1981. “Strategy Management : How to Plan, Excecute and Control
Strategic Plans for Your Business”. New York: Mc Graw- Hill
Urata, Shujiro, 2000. “Policy Recommendation for SME Promotion in The Republic
Indonesia”, Japan International Agency, Jakarta. Dissertation.
Wheelen Thomas L., dan David Hunger J. 1992, “ Strategic Management and Bussiness
Policy,” Fourth Edition, NewYork: Addison Wesley Publishing Company.
Willie, E Hopkins and Hopkins, Shirley A. “Strategic Planning-Financial Performance
Relationships in Banks: A Causal Examination”, Strategic Management Journal,
Vol. 18, , pp. 635-652, September 1997.
Winardi dan Karhi Nisjar, 1997. “Manajemen Strategik”, Mandar Maju, Bandung
Benny Dollo,2010.”Proporsal Skripsi”,Universitas Gunadarma
Langganan:
Postingan (Atom)